Puluhan Desa Wisata di Dompu Mati Suri

Faruk - detikBali
Sabtu, 29 Agu 2026 10:03 WIB
Air Terjun Lapa Sori Na'e di Desa Saneo, Dompu, NTB. (Foto: Faruk/detikBali)
Dompu -

Sebanyak 20 desa wisata di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), seakan mati suri. Puluhan desa itu ramai dikunjungi wisatawan dan sempat viral di media sosial. Namun, puluhan destinasi di pedesaan Dompu itu perlahan mulai ditinggalkan turis.

Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Dompu, Feri Afrodi, mengungkapkan desa-desa wisata itu sulit berkembang karena terkendala anggaran. Menurutnya, desa wisata di Dompu bertahan di tengah keterbatasan inovasi dengan pola pengelolaan kelompok sadar wisata (Pokdarwis).

"Mereka tetap jalan dengan keterbatasan," ungkap Feri kepada detikBali, Sabtu (29/8/2026).

"Contoh di Madaprama, mereka hidup kalau ada anggaran. Sekarang mati suri karena tidak ada anggaran. Sarae Nduha bisa aktif, tapi mereka ada tarik ulur antarpengurus dengan Pemdes (pemerintah desa)," imbuhnya.

Salah satu desa wisata yang sempat terkenal di Kabupaten Dompu adalah Desa Saneo. Desa di Kecamatan Woja ini memiliki spot wisata Air Terjung Sori Panca dengan ketinggian mencapai 70 meter. Namun, seiring waktu, popularitas desa wisata ini perlahan meredup.

Feri menuturkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dompu terus berupaya mengembangkan potensi wisata di daerah itu meski anggaran terbatas. Ia meyakini potensi wisata di Dompu dapat menyumbang pendapatan asli daerah (PAD) jika didukung infrastruktur memadai.

"Pariwisata bisa support PAD, tapi tidak bisa kami masukkan daftar retribusi karena harus ada infrastruktur dasar. Akan bisa masukan PAD wisata apabila ada support anggaran untuk infrastruktur dasar," kata Feri.



Simak Video "Video 2 Anggota DPRD NTB Ditahan Usai Jadi Tersangka Kasus Uang 'Siluman' Pokir"

(iws/iws)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork