Revitalisasi Dusun Sade, Budayawan Desak Pemerintah Duduk Bersama Tokoh Adat

Ahmad Viqi - detikBali
Senin, 24 Agu 2026 18:01 WIB
Warga mengais puing sisa barang-barang mereka yang terbakar di Desa Adat Sade, Rembitan, Kecamatan Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB, Minggu (23/8/2026). (Foto: ANTARA FOTO/AHMAD SUBAIDI)
Lombok Tengah -

Budayawan Lombok, Lalu Putria, mendesak pemerintah untuk segera merevitalisasi Dusun Adat Sade, Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). Ia mendorong pemerintah agar duduk bersama tokoh adat Sade sebelum merekonstruksi tata ruang kampung yang ludes akibat kebakaran tersebut.

"Pemerintah kabupaten, provinsi, hingga pusat wajib duduk bersama dengan para tokoh adat di Dusun Sade untuk menyusun langkah rekonstruksi seperti apa," ujar Putria saat ditemui detikBali di kediamannya, Senin (24/8/2026).

Putria mengingatkan agar penanganan pascakebakaran tidak sampai mengubah tatanan visual dan identitas budaya di Dusun Adat Sade. Menurutnya, perbaikan harus mengembalikan wajah Sade seperti sebelum terbakar.

"Jangan sampai situasi sekarang ini membuat mereka membangun rumah dengan model-model modern. Wajib dikembalikan ke bentuk sebenarnya seperti sebelum terbakar," tegas Putria.

Budayawan Lombok Tengah, Lalu Putria. (Foto: Ahmad Viqi/detikBali)

Menurut Putria, pemulihan Dusun Adat Sade bukan sekadar urusan membangun rumah warga. Sade, dia berujar, merupakan identitas kebudayaan Suku Sasak Sekaligus daya tarik wisata di Lombok yang penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) signifikan.

"Kalau mau Lombok semakin ramai dikunjungi wisatawan mancanegara maupun nusantara, Sade harus dikembalikan seperti semula. Kita harus sadar, kalau tidak ada Sade, Kuta tidak akan seramai ini dan tamu tidak akan menginap di Mandalika," ujarnya.

Selain bangunan fisik, kebakaran tersebut juga melahap berbagai benda pusaka dan harta benda bersejarah milik warga. Putria berharap masyarakat Sasak semakin ketat menjaga artefak budaya yang tersisa agar tidak punah ditelan zaman.

"Benda-benda ini yang tidak bisa dikembalikan mau kita bilang apa. Tetapi paling tidak kepada seluruh masyarakat Sade, benda-benda itu kita jaga dengan baik. Supaya jangan punah," pungkasnya.

Diketahui, kebakaran hebat terjadi di Desa Adat Sade, Lombok Tengah, pada Sabtu (22/8) malam. Kebakaran mengakibatkan rumah-rumah adat beratap ilalang di kampung adat tertua di Lombok itu kini rata dengan tanah.



Simak Video "Video 2 Anggota DPRD NTB Ditahan Usai Jadi Tersangka Kasus Uang 'Siluman' Pokir"


(iws/iws)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork