Jembatan di jalur Trans Flores bagian Utara, Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) terancam putus akibat gempa bumi susulan, Kamis (20/8/2026). Kendaraan roda empat kini tak bisa melintasi jembatan sepanjang sekitar 30 meter tersebut.
Jembatan itu berada di Desa Satar Kampas, Kecamatan Lamba Leda Utara. Manggarai Timur. Jembatan itu menghubungkan Reo, Kabupaten Manggarai dengan dengan Dampek, Manggarai Timur.
Ruas jalan tersebut akses utama bantuan logistik dan tenaga kesehatan ke lokasi terdampak gempa bumi Flores di Dampek dan sekitarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jembatan yang menghubungkan Reo -Dampek menuju Pota terancam putus. Saat ini jembatan itu tidak bisa dilewati kendaraan roda empat," kata warga setempat, Efrem Polce, Kamis (20/8/2026).
Baca juga: 3.422 Gempa Susulan Guncang Flores NTT |
Efrem mengatakan jembatan itu sudah mengalami kerusakan ringan akibat gempa pertama pada 15 Agustus lalu. Kendaraan masih bisa melewatinya. Kini kerusakannya parah akibat gempa susulan tadi pagi dengan Magnitudo 5,8.
Jalan Trans Flores itu merupakan jalur vital pengiriman bantuan logistik kepada korban gempa bumi di wilayah Dampek. Bantuan logistik bisa terhambat jika jembatan itu rusak.
"Jalur vital mengantar logistik ke Dampek Pota. Kalau itu terputus mobilitas untuk angkutan logistik dan pelayanan medis itu terhambat," ujar Efrem.