detikBali

Bupati Lombok Timur Usulkan 7 Sentra Baru Bawang Putih

Terpopuler Koleksi Pilihan

Bupati Lombok Timur Usulkan 7 Sentra Baru Bawang Putih


Sanusi Ardi W - detikBali

Keterangan foto : Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin, seusai mengikuti kegiatan panen raya bawang putih di Sembalun, Rabu (19/8/2026).foto (Sanusi Ardi W/detikBali).
Foto: Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin, seusai mengikuti kegiatan panen raya bawang putih di Sembalun, Rabu (19/8/2026). (Sanusi Ardi/detikBali)
Lombok Timur -

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) mengusulkan tujuh kecamatan sebagai sentra baru bawang putih di wilayah tersebut. Usulan tersebut ditujukan untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor bawang putih di Indonesia.

Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin, menyebut potensi pengembangan bawang putih di daerahnya tak hanya di kawasan Sembalun. Wilayah-wilayah yang diusulkan tersebut merupakan daerah yang memiliki riwayat historis sebagai penghasil bawang putih sejak masa lalu.

"Kita sudah mengajukan tujuh kecamatan, yakni Kecamatan Pringgabaya, Kecamatan Suela, Kecamatan Sikur, Kecamatan Masbagik, Kecamatan Pringgasela, dan Kecamatan Wanasaba. Itu semua kan penanam bawang putih dari zaman dulu," ujar Bupati yang akrab disapa Iron tersebut, Rabu (19/8/2026) sore.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kendati demikian, Sembalun tetap menjadi pemasok utama terutama dalam pemenuhan benih bawang putih. Hasil panen dari Sembalun difokuskan untuk memenuhi kebutuhan bibit berkualitas bagi kecamatan-kecamatan penyangga tersebut.

ADVERTISEMENT

"Untuk bibit dan benih, tetap kita berharap dari Sembalun. Kita ingin benih bawang putih yang berasal dari Sembalun ini terserap habis untuk membina kelompok-kelompok tani kita di wilayah lain," imbuh Iron.

Ia menambahkan benih yang berasal dari Sembalun, diproyeksikan untuk pemenuhan kebutuhan bawang putih secara nasional. Iron menyebut pemerintah telah memastikan harga beli benih dari petani disesuaikan dengan harga pasaran.

Sebagai bentuk komitmen Pemkab Lombok Timur dalam mendukung program swasembada bawang putih nasional, pihaknya telah menghibahkan aset berupa lahan untuk dijadikan gudang penyimpanan bawang putih pascapanen. Luas lahan sekitar 1 hektare dengan nilai bangunan Rp 5 miliar.

"Nanti Pak Kapolri kalau untuk bangun gudang, kita hanya menyiapkan lahan. Mudah-mudahan dengan adanya gudang ini hasil panen petani yang akan menjadi benih bisa tersimpan dengan baik," ujar Iron.



(hsa/hsa)









Hide Ads