KMP Putri Yasmin Hanyut ke Samudera Hindia, KNKT Selidiki Kebakaran

M Zahiruddin - detikBali
Rabu, 12 Agu 2026 21:34 WIB
Menhub Dudy Purwagandhi bersama Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal memberi keterangan pers di Pelabuhan Lembar, Rabu (12/8/2026). (Foto: M Zahiruddin/detikBali)
Lombok Barat -

Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Putri Yasmin yang terbakar di Perairan Sekotong, Lombok Barat, kini hanyut hingga ke Samudera Hindia. Di tengah proses pencarian dan evakuasi korban, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) turun tangan menyelidiki penyebab kebakaran kapal tersebut.

Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhammad Iqbal mengatakan KMP Putri Yasmin bergeser dari lokasi awal di Perairan Sekotong karena terbawa arus.

"Sekarang posisi kapal ini hanyut ke Samudera Hindia," ungkap Iqbal di Pelabuhan Lembar, Rabu (12/8/2026).

Iqbal tidak merinci proses evakuasi maupun kondisi terkini kapal. Menurutnya, fokus utama tim gabungan saat ini adalah menyelamatkan dan mencari korban.

"Yang terpenting semua bisa dievalusi terlebih dahulu. Jadi kita perlu memberikan apresiasi ke semua unsur yang sudah terlibat dalam SAR ini," ucapnya.

Iqbal mengatakan proses pencarian dan evakuasi korban KMP Putri Yasmin masih akan dilakukan selama tujuh hari ke depan. Dia meminta masyarakat yang merasa anggota keluarganya menjadi penumpang KMP Putri Yasmin dan hingga kini belum ditemukan agar segera melapor ke posko SAR.

Posko tersebut berada di Terminal Penumpang Pelabuhan Lembar, Lombok Barat.

"Prosesnya ini kan tujuh hari, jadi silahkan dilaporkan. Proses SAR ini masih tujuh hari lagi, jadi pencarian akan terus dilakukan," imbuhnya.

Simak Video "Video: KNKT Ungkap Awal Mula Kebakaran KMP Putri Yasmin"


(dpw/dpw)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork