detikBali

Lompat dari Atas Kapal, Perempuan Hilang di Perairan Poto Tano Sumbawa

Terpopuler Koleksi Pilihan

Lompat dari Atas Kapal, Perempuan Hilang di Perairan Poto Tano Sumbawa


Ahmad Viqi - detikBali

Tim SAR melakukan upaya pencarian seorang perempuan bernama Masnah yang nekat melompat dari atas KMP Belida di perairan Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat, NTB. (Foto: SAR Mataram)
Tim SAR melakukan upaya pencarian seorang perempuan bernama Masnah yang nekat melompat dari atas KMP Belida di perairan Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat, NTB. (Foto: SAR Mataram)
Sumbawa -

Seorang perempuan bernama Masnah nekat melompat dari atas Kapal Motor Penumpang (KMP) Belida di perairan Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB). Hingga kini, keberadaan Masnah masih dinyatakan hilang.

Koordinator Pos SAR Kayangan, Lombok Timur, Muhammad Darwis, mengungkapkan insiden menegangkan itu terjadi pada Sabtu (20/6) malam. Menurutnya, Kantor SAR Mataram langsung mengerahkan personel ke lokasi setelah menerima laporan resmi pada Minggu (21/6/2026) dini hari.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami telah mengerahkan Tim Rescue Pos SAR Kayangan segera setelah menerima laporan untuk melakukan koordinasi dan pencarian," ujar Darwis dalam keterangan resminya, Minggu.

Diketahui, Masnah melompat dari atas kapal saat berlayar dari Poto Tano menuju Kayangan Lombok Timur. Menurut Darwis, kru kapal juga sempat melakukan tindakan darurat sebelum tim SAR datang ke lokasi.

ADVERTISEMENT

Kru kapal langsung memutar kemudi dan melakukan manuver di sekitar titik jatuhnya Masnah dengan harapan bisa menemukan posisi Masnah. Namun, upaya pencarian tersebut tak membuahkan hasil.

"Sebelumnya kru kapal telah melakukan upaya pencarian awal dengan manuver di sekitar lokasi kejadian, namun hingga saat ini korban belum ditemukan," tambah Darwis.

Memasuki hari kedua, radius pencarian kini diperluas. Tim gabungan menyisir lautan menggunakan rigid inflatable boat (RIB) dari Pelabuhan Laut Labuan Lombok menuju arah selatan.

"Kami menyisir perairan sekitar Pulau Belang, bagian utara Pulau Panjang, Pulau Kelor, Pulau Mandiki, Pulau Genang, Pulau Ular, Pulau Kenawa, Pulau Range, hingga perairan Pelabuhan Poto Tano," imbuh Darwis merinci jalur pencarian.

Hingga kini, tim SAR belum berhasil menemukan keberadaan Masnah. Darwis menegaskan proses pencarian akan terus dioptimalkan dengan tetap memperhatikan kondisi cuaca dan arus laut.



(iws/iws)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan










Hide Ads