Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Barat (NTB) bakal mengumpulkan tokoh masyarakat dari Pulau Sumbawa dan Pulau Lombok. Rencana tersebut merespons aksi demonstrasi yang menuntut pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa (PPS).
"Kami tidak hanya akan mengundang tokoh di Pulau Sumbawa, ada Bima, Dompu, Sumbawa dan tokoh-tokoh di Pulau Lombok juga," ujar Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi NTB Surya Bahari saat ditemui di Kantor Gubernur NTB, Selasa (2/6/2026).
Diketahui, Aliansi Pemekaran Provinsi Pulau Sumbawa (PPS) menggelar aksi demonstrasi serentak di sejumlah lokasi di Sumbawa, Dompu, hingga Bima, hari ini. Massa aksi menuntut pemekaran wilayah sehingga Pulau Sumbawa menjadi provinsi baru dan tak lagi berada di bawah Provinsi NTB.
Surya mengatakan perlunya melakukan pendekatan dengan para tokoh dari Pulau Sumbawa dan Pulau Lombok terkait tuntutan massa aksi tersebut. Menurutnya, pertemuan dengan para tokoh masyarakat itu akan dijadwalkan setelah situasi kondusif.
"Nanti mungkin dicarikan momen yang pas," imbuh Surya.
Surya menilai desakan pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa merupakan bagian dari aspirasi masyarakat. Meski begitu, dia berujar, pembentukan daerah otonomi baru (DOB) tetap harus melalui mekanisme yang sah.
Simak Video "Video 2 Anggota DPRD NTB Ditahan Usai Jadi Tersangka Kasus Uang 'Siluman' Pokir"
(iws/iws)