Destinasi wisata Air Terjun Cunca Wulang di Kecamatan Mbeliling, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), ditutup sementara untuk kunjungan wisatawan. Penutupan dilakukan setelah insiden tewasnya dua turis asing asal Austria seusai terjatuh dari jembatan gantung di destinasi wisata populer Labuan Bajo tersebut.
Kapolres Manggarai Barat AKBP Christian Kadang menjelaskan penutupan sementara itu dilakukan demi kepentingan penyelidikan. Christian mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Barat terkait penutupan sementara destinasi wisata itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Demi kelancaran proses investigasi hukum yang sedang berjalan, objek wisata Air Terjun Cunca Wulang kami nyatakan ditutup sementara waktu hingga batas waktu yang belum ditentukan," kata Christian dalam keterangannya, Minggu (24/5/2026) malam.
Air Terjun Cunca Wulang adalah salah satu destinasi wisata di daratan Labuan Bajo. Destinasi ini dikelola Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif dan Kebudayaan Manggarai Barat.
"Untuk mencegah terjadinya kecelakaan serupa dan memberikan ruang gerak yang bebas bagi tim penyidik dalam melakukan investigasi komprehensif, kepolisian telah berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Manggarai Barat, khususnya Dinas Pariwisata," terang Christian.
"Atas rekomendasi tertulis dari pihak kepolisian, kawasan wisata Air Terjun Cunca Wulang secara resmi dinyatakan ditutup total untuk seluruh aktivitas kunjungan umum mulai hari ini," imbuhnya.
Christian mengimbau seluruh pengelola kawasan wisata di Manggarai Barat untuk memprioritaskan keselamatan pengunjung. Ia juga meminta para wisatawan agar senantiasa menjaga keselamatan diri selama berkunjung.
"Demi keselamatan bersama, kami meminta pengelola wisata di Manggarai Barat untuk meningkatkan pengawasan, dan meminta para wisatawan agar selalu berhati-hati saat berkunjung," tegas Christian.
Adapun dua turis yang tewas terjatuh dari jembatan gantung itu bernama Jurgen Perjul (55) dan Astrid Perjul (57). Mereka terjatuh akibat jembatan gantung setinggi sekitar 20 meter itu ambruk.
Polres Manggarai Barat kini menyelidiki dugaan kelalaian pengelola wisata Air Terjun Cunca Wulamg. Tim Identifikasi (Inafis) Sat Reskrim Polres Manggarai Barat juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) mendalam untuk memeriksa kelayakan teknis jembatan kayu tersebut.
(iws/iws)










































