Melania Ganu (61), lansia di Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), tewas mengenaskan setelah terjebak dalam kebakaran yang melalap lapak jual sayur miliknya, tadi pagi. Korban ditemukan meninggal dunia dengan kondisi tubuh hangus di antara puing-puing bangunan.
Korban merupakan warga Wae Buka, Kelurahan Satar Tacik, Kecamatan Langke Rembong. Kebakaran tersebut menghanguskan dua lapak penjualan sayur dan satu bengkel sepeda motor.
"Dari hasil pengecekan di lokasi, petugas menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia di dalam puing-puing lapak dengan kondisi tubuh hangus terbakar," kata Kasi Humas Polres Manggarai AKP Gusti Putu Saba Nugraha, Kamis (21/5/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dua lapak sayur yang terbakar merupakan bangunan semipermanen berdinding tripleks dan papan dengan lantai tanah. Sementara bengkel sepeda motor itu merupakan bangunan permanen berukuran kurang lebih 4,10 x 4,30 meter, berlantaikan semen, berdinding tembok, dan beratap seng.
Selain berjualan sayur, Melania diketahui menjual bensin eceran di dalam lapak. Bensin tersebut disimpan berdekatan dengan area memasak menggunakan kompor.
Kondisi itu diduga menjadi pemicu kebakaran. Api kompor diduga menyambar bensin di sekitar lokasi memasak hingga kobaran api cepat membesar.
"Berdasarkan hasil identifikasi awal dan keterangan saksi di lokasi kejadian, dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari sambaran api kompor yang mengenai bensin di sekitar lokasi memasak sehingga memicu kobaran api dengan cepat," jelas Gusti.
Setelah dilakukan identifikasi awal di tempat kejadian perkara, personel Polres Manggarai mengevakuasi jenazah korban ke RSUD Ruteng untuk pemeriksaan medis.
"Hasil pemeriksaan luar oleh dokter RSUD Ruteng Maria Megilda Bosri menyatakan bahwa korban mengalami luka bakar 100 persen di sekujur tubuh akibat kebakaran tersebut," ujar Gusti.
Selain menewaskan Melania, kebakaran itu juga meludeskan sejumlah sepeda motor dan suku cadang kendaraan di dalam bengkel.
"Di dalam bangunan bengkel juga ditemukan kerangka sepeda motor dan sejumlah suku cadang kendaraan yang telah ludes terbakar," jelas Gusti.
(dpw/dpw)










































