detikBali

Lompat dari Rakit, Siswa SD Hilang di Danau Rana Mese Manggarai Timur

Terpopuler Koleksi Pilihan

Lompat dari Rakit, Siswa SD Hilang di Danau Rana Mese Manggarai Timur


Ambrosius Ardin - detikBali

Simulasi penanganan kecelakaan di Sungai Luworo yang dilakukan usai peresmian Jembatan Luworo, Pilang Kenceng, Kabupaten Madiun (dok BNPB)
Ilustrasi tenggelam. (dok BNPB)
Manggarai Timur -

Seorang siswa kelas V Sekolah Dasar (SD) bernama Germanus Alberno Ngitung alias Greis tenggelam di Danau Rana Mese, Desa Golo Loni, Kecamatan Rana Mese, Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (4/5/2026). Anak berusia 12 tahun itu belum ditemukan hingga malam ini.

Greis diketahui berasal dari Kampung Maras, Desa Golo Loni. Peristiwa itu bermula saat Greis bersama sejumlah temannya bermain dan naik rakit di Danau Rana Mese.

Greis kemudian melompat dari rakit ke danau hingga akhirnya tenggelam dan tidak kembali ke permukaan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Menurut informasi dari Igi dan Dev (rekan Greis), korban lompat dari atas rakit ke danau. Korban tidak muncul lagi ke permukaan danau," kata Kasatreskrim Polres Manggarai Timur, Iptu Ahmad Zacky Shodri, Senin malam.

ADVERTISEMENT

"Temannya berupaya berenang untuk menyelamatkan korban namun kemungkinan arus bawah danau sangat deras sehingga tidak tertolong," lanjut dia.

Greis disebut masuk ke kawasan danau tanpa sepengetahuan petugas. Setelah kejadian, rekan korban melaporkan peristiwa itu ke petugas Pos Danau Rana Mese.

Petugas kemudian mendatangi lokasi kejadian, namun korban belum berhasil ditemukan hingga malam hari.

Pencarian terhadap korban akan dilanjutkan pada Selasa (5/5/2026). Sementara itu, personel Pos SAR Labuan Bajo dilaporkan sedang dalam perjalanan menuju lokasi kejadian.

Danau Rana Mese merupakan salah satu destinasi wisata di Manggarai Timur. Danau ini terletak sekitar 25 kilometer dari Ruteng, ibu kota Kabupaten Manggarai, NTT.

Danau seluas sekitar 5 hektare dengan kedalaman mencapai 43 meter ini berada di ketinggian 1.200 meter di atas permukaan laut (mdpl). Danau ini terbentuk dari letusan Gunung Ranaka sekitar 400 tahun lalu yang menyebabkan kawahnya terisi air dengan tepi yang curam.

Danau Rana Mese diapit oleh dua gunung tertinggi di Manggarai Timur, yakni Gunung Mandosawu (2.400 mdpl) dan Gunung Ranaka (2.140 mdpl). Kawasan ini dikenal memiliki suasana tenang dan jauh dari kebisingan, serta dikelilingi hutan tropis yang hijau dan rimbun.

Kawasan Danau Rana Mese juga menjadi habitat beragam flora dan fauna. Tercatat sekitar 250 spesies burung hidup di kawasan ini, termasuk burung endemik seperti burung samyong dan burung kipasan Flores.

Pengunjung dapat menikmati suasana alam dengan kicauan burung khas daerah tersebut, seperti burung Samyong (Pachycephala Nudigula) dan berbagai jenis burung lainnya, yang menambah kesan tenang dan asri di kawasan danau.




(dpw/dpw)










Hide Ads