Dinas Perdagangan (Disdag) Mataram mengalokasikan anggaran sebesar Rp 200 juta untuk mempercantik dan menata Pasar Kebon Roek. Langkah ini diambil untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat saat berbelanja dan menghilangkan kesan kumuh.
"Kami akan tata supaya tidak ada kecemburuan sosial. Kami juga akan tertibkan (pedagang), khususnya yang ada di depan pasar. Area di depan pagar itu khususnya untuk parkiran, tetapi selama ini kan diduduki oleh pedagang," kata Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Mataram, Irwan Harimansyah, saat dikonfirmasi detikBali, Minggu (19/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami akan siapkan lahan di dalam pasar serta mengimbau pedagang yang ada di depan (pagar) untuk berdagang di dalam. Supaya bagus, keadaan pasar (jadi) bersih," sambung Irwan.
Para pedagang yang berada di luar area pasar akan diarahkan untuk menempati los pasar di lantai bawah. "Kami sudah berikan anggaran untuk yang di dalam. Kita buatkan los pasar. Kita revitalisasi yang dibawah. Anggarannya hampir Rp 200 juta," jelasnya.
Melalui penataan ini, Irwan berharap para pedagang di Pasar Kebon Roek tak lagi berjualan di area luar, tetapi menempati los pasar di lantai dasar atau pun lantai dua. Tujuannya agar pasar menjadi tertib sehingga para pembeli senang saat berbelanja.