Mustaruddin, warga Dusun Jereneng Mekar, Desa Terong Tawah, Kecamatan Labuapi, Lombok Barat, menemukan seekor ular piton sepanjang tiga meter saat menyetrum ikan di Sungai Tukit Bangkai, dekat rumahnya, Jumat (17/4/2026).
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 00.40 Wita dini hari. Saat itu, Mustar tengah mencari ikan mujair sejak Kamis malam (16/4) sekitar pukul 23.00 Wita. Di tengah aktivitasnya, ia tiba-tiba melihat seekor ular berjenis sanca kembang berenang di depannya.
Tanpa banyak pertimbangan, Mustar langsung menyetrum ular tersebut hingga pingsan, lalu menyeretnya keluar dari air. "Saya lihat (ularnya), makanya langsung saya setrum," tuturnya, Jumat dini hari.
Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, Mustar kemudian mengikat bagian kepala ular menggunakan kain. Ia mengaku penemuan ular di sungai tersebut bukan pertama kali terjadi. Setidaknya, ia sudah empat kali menemukan hewan melata tersebut di lokasi yang sama.
"Sudah biasa sebenarnya, ada mungkin empat kali sudah saya nemu," ujarnya.
Warga yang mengetahui kejadian itu, kemudian menghubungi Dinas Pemadan Kebakaran dan Keselamatan (Damkarmat) Lombok Barat. Sekitar sepuluh menit kemudian petugas tiba di lokasi dan segera mengevakuasi ular piton tersebut.
"Usianya sekitar dua tahun lebih. Kami diamkan dulu di kantor, besok kami serahkan ke Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA)," jelas Kepala Dinas Damkarmat Lombok Barat, Suherman.
Menurut Suherman, Sungai Tukat Bangkai memang menjadi habitat yang cocok bagi ular piton. Ia mengimbau agar masyarakat berhati-hati ketika beraktivitas di sungai tersebut. "Terutama untuk anak-anak, agar lebih diawasi ketika bermain di sungai itu," tandasnya.
Simak Video "Video Pohon Tua Tumbang Timpa 2 Mobil-1 Motor di Labuapi"
(hsa/hsa)