Ular Piton 6 Meter Mati Ditebas Setelah Terkam Warga

Kabar Daerah

Ular Piton 6 Meter Mati Ditebas Setelah Terkam Warga

Ardiansyah - detikJatim
Rabu, 08 Apr 2026 15:08 WIB
Seorang petani di Parepare diserang ular piton 6 meter saat membersihkan kebun. Teman korban berhasil menangkap dan membunuh ular tersebut.
Foto: Ular piton 6 meter yang mati setelah ditebas karena menyerang warga (dok. istimewa)
Surabaya -

Ular piton berukuran sekitar 6 meter yang menerkam petani bernama Rusman (44) di Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel), mati ditebas warga. Bangkai ular piton itu lalu dikubur di sekitar lokasi.

"Lokasi kebun itu jaraknya hanya sekitar 500 meter dari permukiman warga. Makanya warga cukup was-was," kata warga bernama Kasim kepada detikSulsel, Rabu (8/4/2026).

Kasim sendiri ikut menangkap dan membunuh ular piton tersebut. Dia mengungkapkan korban tidak mengalami luka serius meski kakinya sempat digigit namun syok berat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kondisinya (Rusman) tidak sampai luka parah karena terhalang celana tebal. Tapi kagetnya itu karena ularnya tiba-tiba menyerang," bebernya.

ADVERTISEMENT

Lebih lanjut Kasim mengatakan korban langsung berteriak meminta tolong saat diserang ular piton. Kasim dan sejumlah warga langsung mendatangi sumber suara dan menangkap ular tersebut.

"Saya tangkap tadi di pinggir sungai. Terus ular itu melawan terus, tidak bisa (dijinakkan), jadi saya bunuh. Pakai parang tadi karena membahayakan juga," ungkapnya.

Setelah dipastikan mati, warga tidak membiarkan bangkai ular tergeletak di tanah. Mereka bergotong royong menggali tanah di sekitar bantaran sungai untuk menguburnya.

"Iya tadi juga sudah dikubur," ucapnya.

Menurut Kasim, diameter tubuh ular tersebut bahkan melebihi ukuran paha orang dewasa. Dia menyebut ular itu memiliki panjang sekitar 6 meter.

"Itu jenis ular piton. Mungkin lebih besar dari paha orang dewasa. Panjangnya kurang lebih 6 meter," katanya.

Dia menambahkan bahwa di wilayah tersebut memang sering ditemukan ular, namun temuan kali ini adalah yang terbesar. Biasanya, ular yang muncul hanya berukuran betis orang dewasa.

"Memang sering ditemukan ular, tapi ini yang paling besar. Biasanya cuma kecil-kecil ukuran betis. Karena sempat melawan, jadi dieksekusi saja," pungkas Kasim.

Diberitakan sebelumnya, peristiwa itu terjadi di Jalan Syamsu Alam Bulu, Kelurahan Lompoe, Kecamatan Bacukiki, Rabu (8/4) sekitar pukul 09.15 Wita. Saat itu, Rusman sedang membersihkan di kebunnya dan tiba-tiba diserang ular piton.

"Kebetulan itu teman yang punya kebun lagi membersihkan. Pas mungkin hampir terinjak, (ularnya) melompat. Sempat digigit kakinya tapi untung ada celananya," ujar Kasim kepada detikSulsel, Rabu (8/4).

Artikel ini telah tayang di detikSulsel. Klik di sini.




(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads