detikBali

Tercium Bau Busuk, Dosen di Bima Ditemukan Tewas di Rumahnya

Terpopuler Koleksi Pilihan

Tercium Bau Busuk, Dosen di Bima Ditemukan Tewas di Rumahnya


Rafiin - detikBali

Proses evakuasi jasad Mawardin, dosen kampus swasta yang ditemukan meninggal dunia di BTN Nggaro Te, Kelurahan Ule, Kecamatan Asakota, Kota Bima, NTB, Selasa (14/4/2026). (Foto: Dok. Istimewa)
Proses evakuasi jasad Mawardin, dosen kampus swasta yang ditemukan meninggal dunia di BTN Nggaro Te, Kelurahan Ule, Kecamatan Asakota, Kota Bima, NTB, Selasa (14/4/2026). (Foto: Dok. Istimewa)
Bima -

Warga digegerkan dengan penemuan mayat seorang pria di BTN Nggaro Te, Kelurahan Ule, Kecamatan Asakota, Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Pria bernama Mawardin (35) itu diketahui merupakan dosen salah satu kampus swasta di Bima.

"Ditemukan sekitar pukul 18.30 Wita tadi," ujar Lurah Ule, Badin, kepada dikonfirmasi detikBali, Selasa (14/4/2026) malam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan informasi yang dihimpun Badin, penemuan mayat tersebut bermula saat sejumlah warga mencium bau busuk yang menyengat. Aroma tak sedap itu bersumber dari rumah yang ditempati Mawardin di Blok C BTN Nggaro Te, Kelurahan Ule.

Warga juga sempat memanggil Mawardin, tetapi tak direspons. Karena penasaran, mereka akhirnya memutuskan untuk mengecek langsung ke dalam rumah dan menemukan dosen itu dalam kondisi tak bernyawa.

ADVERTISEMENT

"Setelah memastikan kondisi korban meninggal dunia, warga melaporkan ke aparat kepolisian. Tak lama setelah itu, datang polisi dan mengevakuasi mayat korban," imbuh Badin.

Menurut tetangga, Mawardin berasal dari Desa Tolowata, Kecamatan Ambalawi, Kabupaten Bima. Dosen muda itu diperkirakan sudah meninggal sejak empat hari lalu.

"Diduga korban meninggal dunia empat hari yang lalu. Karena selama itu, korban tidak terlihat keluar dari rumahnya," imbuh Badin.




(iws/iws)










Hide Ads