Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kunjungan wisatawan ke Nusa Tenggara Barat (NTB) menurun signifikan pada Februari 2026. Penurunan kunjungan itu juga selaras dengan rendahnya okupansi hotel bintang maupun non-bintang di NTB.
"Pada Februari 2026, seluruh indikator pariwisata seperti tingkat penghunian kamar (TPK), kunjungan wisatawan mancanegara sampai wisatawan domestik mengalami penurunan. Penurunan ini disebabkan kunjungan liburan akhir tahun yang selesai di awal Januari serta masuknya periode Ramadhan," kata Kepala BPS NTB Wahyudin di Mataram, Rabu (1/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wahyudin mengungkapkan TPK hotel bintang menurun 3,23 poin pada Februari 2026. Sementara TPK hotel non-bintang dan akomodasi lainnya menurun 1,81 poin.
"Jumlah tamu menginap di hotel bintang pada Februari 2026 mencapai 85.328 orang atau menurun 15,67 persen. Sedangkan ada sekitar 99.019 tamu yang menginap di hotel non-bintang dan akomodasi lainnya pada Februari 2026," tuturnya.
Berdasarkan indikator perhotelan kabupaten/kota, Kota Mataram masih menjadi kota tujuan berlibur favorit di NTB, yakni sekitar 73.080 orang. Disusul Lombok Tengah 33.612 orang, Lombok Barat 24.783 orang, dan Lombok Utara 23.808 orang.
Berdasarkan kategori wisatawan, kunjungan turis mancanegara yang datang melalui Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (Bizam) pada Februari 2026 menurun hingga 18,26 persen. Turis Eropa menduduki urutan pertama dengan jumlah 1.995 orang.
Disusul wisatawan ASEAN 1.804 orang, Asia non-ASEAN (943 orang), Amerika (291 orang), Oseania (140 orang), Afrika (17 orang), dan Timur Tengah (4 orang). "Tiga negara asal terbanyak didominasi turis Malaysia 1.238 orang, Tiongkok (Chinaa) 680 orang, dan Inggris 377 orang," jelas Wahyudin.
Berdasarkan data BPS, selama Februari 2026, Kota Mataram menjadi daerah dengan tujuan bagi 25,71 persen perjalanan wisatawan domestik di Provinsi NTB. "94,30 persen wisatawan domestik adalah kunjungan antara kabupaten/kota di NTB, sedangkan sisanya 5,70 persen berasal dari provinsi lain," pungkasnya.
(iws/iws)