Jalan Trans Waiwadan-Hurung, Kecamatan Adonara Barat, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), terendam banjir, Sabtu (7/2/2025). Hujan lebat mengguyur Kota Larantuka dan sekitarnya selama beberapa jam.
Viktor Kopong Tolan, warga Desa Waiwadan, mengatakan banjir itu terjadi di dekat persawahan Desa Waiwadan, depan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) Adonara Barat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Banjir dari arah gunung, tepatnya dari wilayah Nimun Danibao menyusuri kali Rianduli. Sumber air ini yang digunakan masyarakat pesisir Homa dan Waiwadan untuk bertani," ujar Viktor saat dikonfirmasi detikBali, Sabtu.
Viktor mengatakan intensitas hujan yang cukup lama mengakibatkan kali meluap ke irigasi sawah dan jebol ke badan jalan di Desa Waiwadan-Hurung.
Viktor mengatakan, sekitar pukul 13.15 Wita warga yang pulang dari pasar Waiwadan dan yang berpergian ke arah Tobilota dan sebaliknya sangat kesulitan karena air cukup tinggi. Akibatnya jalanan macet sekitar dua jam lebih. Mobilitas warga dan barang terhenti seketika sambil menunggu luapan air mengecil.
"Tinggi air setara dengan lutut orang dewasa. Macet tadi sekitar dua jam lebih," imbuhnya.
Viktor mengatakan, mobil pikap yang hendak melintas juga kesulitan. Apalagi kendaraan roda dua, motor.
Motor, lanjut Viktor, tidak bisa melintas dengan leluasa, sehingga butuh bantuan anak-anak SMA yang pulang dari sekolah untuk membantu mengangkat motor warga ke seberang jalan.
"Untuk saat sekarang luapan air sudah berkurang," tandas Viktor yang juga ikut macet saat melintas di jalan itu.
(hsa/hsa)










































