Wakil Wali Kota Bima (Wawalkot) Bima Feri Sofiyan melantik dan mengambil sumpah jabatan 120 pejabat eselon IV (Pengawas) lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Bima. Sejumlah lurah hingga kepala sekolah juga turut dilantik.
Feri mengatakan pengisian dan pergantian jabatan dalam suatu organisasi termasuk di lingkup Pemkot Bima adalah lumrah. Sebab, bagian dari upaya penyegaran birokrasi dan peningkatan kinerja aparatur di lingkungan Pemkot Bima.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Rotasi, promosi hingga mutasi merupakan hal yang lazim dilakukan sebagai bentuk kebutuhan organisasi," kata Feri seusai memimpin pelantikan dan pengambilan sumpah 120 pejabat di Paruga Na'e Convention Hall, Kota Bima, Jumat, (6/2/2026).
Selain itu, Feri melanjutkan, rotasi jabatan merupakan langkah strategis untuk membentuk tim yang solid, sehingga setiap lini organisasi pemerintahan bisa memahami tugas dan tanggung jawabnya secara jelas.
"Dengan konsolidasi yang baik, seluruh program pemerintah diharapkan dapat berjalan optimal dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat," jelasnya.
Menurut Feri, setiap pergantian hingga pelantikan pejabat selalu membawa dua rasa. Yakni, rasa bahagia dan bangga. Namun, juga ada rasa sedih dan kecewa.
"Pejabat yang dilantik hari ini, bukan hanya menerima jabatan baru, tetapi juga menerima harapan baru masyarakat Kota Bima untuk dilayani dan diperjuangkan dengan sungguh-sungguh," ujar Ketua DPD PAN Kota Bima itu.
Feri juga menekankan bahwa birokrasi harus berjalan seiring dengan dinamika dan perubahan yang ada. Ia mengingatkan seluruh pejabat agar bekerja dengan prinsip ketegasan dan integritas, serta tidak mentolerir kinerja yang sekadar selesai tanpa kualitas.
"Kita harus terus melakukan introspeksi diri, apakah tanggung jawab yang kita emban benar-benar linear dengan pelayanan kepada masyarakat. Tidak ada toleransi bagi kinerja yang asal-asalan," bebernya.
Feri berharap dengan perubahan jabatan akan tercipta perubahan yang signifikan serta sinergi yang kuat dalam mewujudkan daerah yang Bersih, Indah, Sehat dan Asri (BISA) sebagai gerakan bersama dan bentuk tanggung jawab kolektif yang membumi di Kota Bima.
"Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya, berjalan bergandengan tangan, terus belajar, dan memahami RPJMD Wali Kota Bima sebagai arah pembangunan lima tahun ke depan," tandas Feri.
(hsa/hsa)










































