detikBali

Petani Sikka Tewas Tertimpa Pohon Kemiri Saat Beri Makan Ternak

Terpopuler Koleksi Pilihan

Petani Sikka Tewas Tertimpa Pohon Kemiri Saat Beri Makan Ternak


Yurgo Purab - detikBali

Seorang petani di Desa Wolonterang, Sikka, tewas tertimpa pohon kemiri di kebun miliknya, Jumat (23/1/2026).
Foto: Seorang petani di Desa Wolonterang, Sikka, tewas tertimpa pohon kemiri di kebun miliknya, Jumat (23/1/2026). (Dok. Polres Sikka)
Flores Timur -

AN (59), seorang petani di Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), tewas tertimpa pohon kemiri di kebun miliknya. Peristiwa yang menimpa warga Desa Wolonterang, Kecamatan Doreng, Sikka, itu terjadi sekitar pukul 17.00 Wita, Jumat (23/1/2026), saat AN sedang memberi makan ternak babi di kebun.

Kasi Humas Polres Sikka, Ipda Leonardus Tunga, mengatakan awalnya AN pamit kepada istrinya, BB (57), pergi ke kebun miliknya di Dusun Kahagoleng, Desa Wolonterang, Jumat siang (23/1/2026), pukul 12.00 Wita untuk memberi makan anjing dan babi di kebun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Namun hari sudah sore, dan AN tak kunjung pulang ke rumah, sehingga istri dan keluarganya mencari korban," ujar Leonardus saat dikonfirmasi detikBali, Sabtu (24/1/2025).

Leonardus mengatakan pada pukul 17.00 Wita, istri korban bersama kerabat lainnya pergi ke kebun mencari AN. Setibanya mereka di kebun mereka melihat pohon kemiri tumbang di lokasi kebun milik korban yang berjarak sekitar kurang lebih 20 meter dari jalan raya. Mereka mendekati pohon kemiri sambil memanggil nama AN.

ADVERTISEMENT

"Saat itu mereka melihat korban berada di bawah pohon dengan posisi telungkup dan tertimpa pohon kemiri yang tumbang tersebut," imbuhnya.

Keluarga korban, lanjut Leonardus, memanggil warga dan bersama-sama mengevakuasi AN dengan cara memotong dahan-dahan pohon kemiri.

Pukul 19.30 Wita, AN berhasil dievakuasi dan dibawa dengan mobil pikap ke rumah miliknya dalam keadaan sudah tidak bernyawa.

Leonardus mengatakan keluarga melaporkan kejadian tersebut ke Bhabinkamtibmas Desa Wogalirit dan Kanit Reskrim Polsek Bola.

Lantaran cuaca buruk berupa hujan dan angin kencang, polisi baru ke lokasi pada Sabtu (24/1/2025) pagi. Keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan membuat surat penolakan autopsi.

"Saat ini AN disemayamkan di rumah duka di Desa Wolonterang, Kecamatan Doreng, Sikka," tandasnya.




(hsa/hsa)










Hide Ads
LIVE