Longsor di Kampung Tuwa, Desa Goreng Meni, Kecamatan Lamba Leda, Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (22/1/2026) sore, menimbun rumah Kongradus Lasa. Rumah itu hancur tertimbun material longsor berupa tanah, pohon dan batu-batu besar.
Istri Kongradus, Albina Ria (49), meninggal dunia setelah sempat dirawat di Puskesmas Benteng Jawa. Anak laki-lakinya berusia tiga tahun, Apri Nikolaus Aca, masih dirawat. Dua anak perempuan masih tertimbun material longsor hingga hari ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kongradus dan satu anak laki-lakinya selamat. Keduanya sedang mengurus kerbau di sawah saat longsor menerjang rumahnya. Kongradus dan istrinya bekerja sebagai petani.
"Suaminya ke sawah urus kerbau dengan salah satu anak laki-lakinya," Sekretaris Camat (Sekcam) Lamba Leda, Rikardus Samin, Sabtu (24/1/3026).
Rumah Kongradus berada tepat di jalur longsor yang datang dari ketinggian sekitar 50 meter. Saat longsor terjadi, ujar Rikardus, hujan lebat dan angin kencang menerjang wilayah tersebut. Albina dan tiga anaknya berdiam di rumah saat cuaca buruk itu terjadi.
Mereka kemudian tidak menyadari adanya longsor sehingga tidak sempat menyelamatkan diri. Longsor terjadi begitu cepat dengan material yang tinggi berupa tanah hingga batu menimbun mereka bersama rumah.
"Mereka lagi di rumah karena hujan dan angin, lalu kecepatan material longsor itu cukup tinggi. Menurut saksi mata sekitar satu menit saja sejak tanah longsor langsung sapu bersih air sekitarnya," terang Rikardus.
"Rumah hancur total tertimbun longsor," lanjut dia.
Warga sekitar kemudian datang mengevakuasi empat orang tertimbun. Saat itu hanya bagian tangan Albina yang terlihat sedikit di permukaan material longsor. Warga berhasil mengevakuasi Albina dan anak laki-lakinya yang berusia tiga tahun itu. Dua korban lainnya tertimbun cukup dalam sehingga tak bisa ditemukan.
"Mereka diangkat dari lumpur oleh tetangga sekitar, sedangkan yang dua orang ada di dalam rumah (tertimbun longsor)," ujar Rikardus.
Albina dan anaknya sempat dievakuasi ke Pustu Desa Goreng Meni. Namun pada malamnya sekitar pukul 20.00 Wita, keduanya dibawa ke Puskesmas Benteng Jawa.
Beberapa jam kemudian, sekitar pukul 00.00 Wita, Albina mengembuskan napas terakhirnya di fasilitas kesehatan tersebut. Albina dijadwalkan dikuburkan hari ini.
Adapun, anaknya kini menjalani rawat jalan. Balita tersebut mengalami luka di bagian wajah dan kaki.
Sementara itu, pencarian dua korban tertimbun kembali dilanjutkan hari ini oleh tim SAR gabungan.
(hsa/hsa)










































