Pesawat Wings Air rute Kupang-Ende melakukan pendaratan darurat di Bandara Internasional Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (22/1/2026). Pendaratan dilakukan akibat cuaca buruk di bandara tujuan.
Pesawat bernomor penerbangan IW1831 itu mendarat di Bandara Internasional Komodo pada pukul 12.45 Wita.
"Posisi pesawatnya sekarang ada di apron (Bandara Internasional Komodo)," kata Humas Bandara Internasional Komodo, Marwa, Kamis (22/1/2026) sore.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Marwa menjelaskan, pendaratan darurat di Bandara Internasional Komodo tersebut merupakan yang kedua kalinya dilakukan pesawat itu pada hari yang sama. Sebelumnya, pesawat sempat melakukan pendaratan darurat di Bandara Frans Seda Maumere setelah gagal mendarat di Bandara Ende.
Dari Maumere, pesawat kembali mencoba mendarat di Bandara Ende. Namun upaya tersebut kembali gagal akibat cuaca buruk.
"Pesawat itu rute sebenarnya dari Kupang ke Ende, baru ke Labuan Bajo. Tapi tadi dari Kupang tidak bisa landing ke Ende, jadinya divert (alihkan pendaratan) ke Mof (Maumere)," jelas Marwa.
"Dari Mof coba landing Ende tapi mungkin karena cuaca, tidak bisa landing di Ende jadinya divert Bajo," tandas Marwa.
Lima Penerbangan Dibatalkan
Cuaca buruk di Labuan Bajo juga berdampak pada pembatalan sejumlah penerbangan. Sebanyak lima penerbangan Wings Air di Bandara Internasional Komodo dibatalkan pada hari yang sama.
Penerbangan dibatalkan karena kecepatan angin mencapai 20 knot.
"Karena cuaca buruk di Labuan Bajo," kata Marwa.
"Beberapa penerbangan mengalami pembatalan karena kecepatan angin yang permukaan 13 knot dan maksimum 20 knot," lanjut dia.
Penerbangan Wings Air yang dibatalkan yakni IW1952/3 rute Labuan Bajo-Ende-Labuan Bajo, IW1831 rute Labuan Bajo-Ende, serta IW1927/6 rute Bajawa-Labuan Bajo-Bajawa.
Diketahui, hujan lebat disertai angin kencang melanda Labuan Bajo dan wilayah lain di Manggarai Barat sejak pagi hingga sore. Sejumlah wilayah dilaporkan mengalami longsor, banjir, dan pohon tumbang di tengah jalan.