Sekjen Kemenag Kamaruddin Puji Toleransi Umat Beragama di NTB

Sekjen Kemenag Kamaruddin Puji Toleransi Umat Beragama di NTB

Ahmad Viqi - detikBali
Jumat, 29 Agu 2025 08:20 WIB
Doa bersama tokoh lintas agama Islam, Khonghucu, Budha, Katolik, Protestan, dan Hindu, di Taman Sangkareang, Kota Mataram, NTB, Kamis (28/8/2025). (Foto: Ahmad Viqi/detikBali)
Doa bersama tokoh lintas agama Islam, Khonghucu, Budha, Katolik, Protestan, dan Hindu, di Taman Sangkareang, Kota Mataram, NTB, Kamis (28/8/2025). (Foto: Ahmad Viqi/detikBali)
Mataram -

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agama Kamaruddin Amin memuji sikap toleransi antarumat beragama di Nusa Tenggara Barat (NTB). Pujian itu dia lontarkan saat acara doa bersama tokoh lintas agama Islam, Khonghucu, Budha, Katolik, Protestan, dan Hindu, di Taman Sangkareang, Kota Mataram, NTB.

"Tuhan tersenyum melihat kita damai rukun begini. Pertunjukan toleransi ini sangat berkelas tinggi dan mulia saya lihat malam ini," kata Kamarudin seusai doa kebangsaan dalam rangka Hari Kemerdekaan RI ke-80 di Taman Sangkareang, Kota Mataram, Kamis (28/8/2025) malam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kamaruddin menilai pluralisme di Bumi Gora begitu kuat. Para tokoh agama, dia berujar, kompak membina umatnya untuk saling menjaga kerukunan dalam bernegara. Ia berharap hal itu dapat menginspirasi daerah-daerah lainnya di Indonesia.

"Suasana ini sangat menginspirasi semua umat. Ini bentuk upaya memberikan pemahaman untuk saling menghormati antarumat beragama di Indonesia," imbuhnya.

ADVERTISEMENT

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menjelaskan acara tersebut juga untuk mendoakan kondisi dunia agar lekas membaik. Menurutnya, saat ini dunia sedang tidak baik-baik saja. Stabilitas politik dan ekonomi dunia, Iqbal berujar, goyah dengan berbagai kepentingan.

"Bangsa Indonesia yang begitu beragam masih utuh sebagai sebuah bangsa. Ada bangsa yang sudah pecah, padahal tidak begitu plural seperti kita," ujar Iqbal.

"Kita bersyukur di Indonesia dan khususnya di NTB memiliki pangan yang kuat, ekonomi masih stabil, dan kita masih bertahan sebagai sebuah bangsa yang plural," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag NTB Zamroni Aziz menyebut acara doa bersama ini diikuti oleh 11 ribu umat dari enam agama di NTB. Menurutnya, doa bersama ini juga mengingatkan tentang arti perjuangan bangsa Indonesia dalam merebut kemerdekaan.

"Mari memperkuat kerukunan beragama untuk tetap berjalan dengan baik dan aman agar makmur mendunia," ujar Zamroni.




(iws/iws)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads