Lalu Izzal Fahmi (13), remaja asal Desa Batu Tulis, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), luka parah setelah diterkam oleh lima ekor anjing. Peristiwa itu terjadi saat korban sedang bermain di sawah, Selasa (27/5/2025) sore.
"Iya itu digigit oleh lima ekor anjing," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Lombok Tengah, Suardi, Rabu (28/5/2025).
Dia mengungkapkan korban saat saat bermain di sawah diduga mengganggu gerombolan anjing yang berkeliaran di area tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Korban sedang bermain di sawah dan mengganggu beberapa anjing yang ada di sana. Kemudian beberapa anjing melakukan serangan ke korban," beber Suardi.
Serangan anjing liar, dia melanjutkan, menyebabkan sejumlah luka robek di perut korban. Bahkan, di perut kanan ada luka robek besar sedalam 12 sentimeter. Korban saat ini masih menjalani perawatan ntensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Praya, Lombok Tengah.
"Parah lukanya di bagian perut, luka cakar di kepalan tangan, dan dada. Tapi sudah ditangani," terang Suardi.
Dia memastikan anjing-anjing yang menerkam korban bukan anjing rabies. "Dia (korban) ganggu anjing ini. Jadi bukan rabies. Biasanya kalau rabies itu kan ngejar dia, ini karena dia ganggu aja," pungkas Suardi.
(hsa/hsa)