Seorang pasien suspek rabies di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), meninggal dunia. Pasien bernama Sudirman (48) meninggal seusai dirawat selama dua hari di RSUD Dompu.
Sudirman adalah warga asal Dusun Enca, Desa Kramat, Kecamatan Kilo. Ia meninggal pada Rabu (29/11/2023) di ruang isolasi khusus VIP C RSUD Dompu.
"Menurut informasi petugas, pasien meninggal jam 9 malam tadi," kata Kasi Humas dan Pemasaran RSUD Dompu Muhammad Iradat pada detikBali, Kamis (30/11/2023).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikatakannya, Sudirman masuk ke RSUD Dompu pada Selasa (27/11/2023) dini hari dengan suspek rabies. Beberapa saat ditangani di ruang IGD, kemudian dipindahkan ke ruang isolasi khusus setelah timbul gejala.
"Pasien masuk IGD dengan suspek rabies. Setelah dipindahkan ke ruang isolasi khusus, kedua diagnosa dokter spesialis syaraf kami sama, diagnosanya rabies dengan gejala," jelasnya.
"Artinya gejala-gejala yang muncul dari pasien tersebut mengarah jelas ke rabies. Seperti mengamuk, takut air, takut angin, dan gejala khas lainnya penderita rabies," tambahnya.
Sementara itu, belum diketahui pasti kronologi Sudirman digigit anjing rabies. Namun berdasarkan informasi yang beredar, ia digigit anjing liar dua pekan lalu.
(nor/gsp)