detikBali

Imlek 17 Februari, Kapan Cap Go Meh 2026?

Terpopuler Koleksi Pilihan

Imlek 17 Februari, Kapan Cap Go Meh 2026?


Arga Fahreza - detikBali

Perayaan Cap Go Meh digelar di Jalan Suryakencana, Bogor, Jawa Barat, Rabu (12/2/2025). Begini kemeriahannya.
Ilustrasi perayaan Cap Go Meh. (Foto: Pradita Utama)
Daftar Isi
Denpasar -

Masyarakat Tionghoa di berbagai belahan dunia bersiap menyambut tahun baru Imlek yang jatuh pada 17 Februari 2026. Tahun ini merupakan peringatan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili. Lantas, kapan perayaan Cap Go Meh 2026?

Cap Go Meh merupakan rangkaian terakhir dari perayaan tahun baru Imlek. Tradisi Cap Go Meh dirayakan 15 hari setelah hari pertama Imlek.

Tiongkok daratan mengenal tradisi Cap Go Meh sebagai festival lampion. Perayaan Cap Go Meh biasanya juga dimeriahkan dengan pementasan barongsai.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Istilah Cap Go Meh berasal dari bahasa Hokkien yakni 'Chap Goh Meh' yang berarti malam kelima belas. Perayaan Cap Go Meh telah rutin dilakukan oleh masyarakat Tionghoa sejak abad ke-17.

ADVERTISEMENT

Kapan Cap Go Meh 2026?

Cap Go Meh dirayakan 15 hari setelah Imlek hari pertama. Merujuk SKB 3 Menteri yang menetapkan Imlek pada tanggal 17 Februari 2026, maka Cap Go Meh akan dirayakan pada 3 Maret 2026.

Secara istilah, Cap adalah sepuluh, Go artinya Lima, dan Meh berarti malam. Secara kultural, Cap Go Meh dirayakan dengan berbagai atraksi, seperti parade barongsai dan kesenian tradisional Tionghoa lainnya. Ini juga menandai berakhirnya rangkaian perayaan tahun baru Imlek.

Meski termasuk dalam rangkaian Imlek, tetapi Cap Go Meh tidak ditetapkan sebagai hari libur nasional oleh pemerintah. Penetapan Hari Libur Nasional Imlek hanya berlaku pada 17 Februari 2026 dan cuti bersama pada 16 Februari 2026.

Tradisi Cap Go Meh

Cap Go Meh tak terlepas dari tradisi-tradisi masyarakat Tionghoa. Tradisi yang paling populer dan dinanti saat Cap Go Meh adalah barongsai. Selain barongsai, ada pula pawai naga, pawai tatung, hingga festival lampion.

Sejarah Cap Go Meh berawal dari sebuah ritual penghormatan kepada Dewa Thai Yi pada masa pemerintahan Dinasti Han pada abad 17. Kala itu, perayaannya masih dilaksanakan secara tertutup di kalangan istana dan para raja saja.

Cap Go Meh mulai dikenal masyarakat umum dan dirayakan secara lebih luas ketika masa pemerintahan Dinasti Han berakhir. Di Indonesia, Etnis Tionghoamerayakan Cap Go Meh lewat beragam kegiatan.




(iws/iws)











Hide Ads