Daftar Isi
Bukan hanya keindahan alamnya saja yang memukau, namun Bali juga menawarkan pengalaman kuliner yang beragam. Maka, tidak lengkap rasanya jika berkunjung ke Pulau Dewata Bali tanpa mencicipi makanan tradisionalnya yang dikenal kaya akan rempah yang menjadi cukup populer di Nusantara.
Penduduk Bali didominasi oleh umat Hindu, menjadikan sebagian besar dari makanan tradisional itu tergolong sebagai makanan tidak halal karena terbuat dari bahan baku seperti darah, daging babi, dan sejenisnya. Lalu terkadang muncul kekhawatiran dari wisatawan Muslim terkait ketersediaan makanan khas Bali yang halal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, wisatawan Muslim tampaknya tidak perlu khawatir karena saat ini banyak warung dan restoran di Bali yang telah menyediakan pilihan menu halal, bahkan beberapa diantaranya telah memiliki sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Keterbukaan pemilik warung dan restoran terhadap bahan baku yang ada menjadikan opsi kuliner khas Bali yang halal semakin banyak.
Yuk, simak informasi selengkapnya!
1. Ayam Betutu
Makan Siang dengan Ayam Betutu Pedas Berempah di 5 Rumah Makan Ini Foto: Instagram |
Ayam Betutu merupakan hidangan tradisional Bali yang menyajikan masakan berbahan dasar ayam lengkap dengan bumbu rempahnya yang khas. Kuliner ikonik Bali ini banyak digemari oleh masyarakat lokal dan wisatawan karena ayamnya yang empuk dan lembut dipadukan dengan rempah-rempah aromatik yang kaya akan rasa. Salah satu rekomendasi restoran yang telah mendapatkan sertifikat halal dari MUI Bali adalah Ayam Betutu Ibu Nia.
2. Sate Lilit Ayam/Ikan
Sate lilit Foto: iStock |
Sate lilit merupakan salah satu dari sekian banyak makanan khas Bali yang terkenal. Sate lilit biasanya terbuat dari daging ayam atau ikan yang dicincang halus dan dicampur rempah khas Bali, lalu kemudian dililitkan ke batang serai dan dibakar. Namun, sate lilit juga punya versi babinya. Jadi, wisatawan muslim sebaiknya harus hati-hati agar tidak salah makan ya.
3. Seafood Jimbaran
5 Rekomendasi Tempat Makan Seafood di Jimbaran, Dijamin Enak! Foto: Instagram |
Selain masakan tradisional yang biasanya dilengkapi dengan bumbu base genep khas Bali, seafood bakaran dari Jimbaran juga tidak kalah populernya di kalangan wisatawan lho, detikers. Hidangan ini menawarkan pengalaman kuliner yang unik karena hasil lautnya selalu segar dan dipadukan dengan bumbu bakarannya yang lezat. Selain itu, sensasi makan di tepi pantai Jimbaran Bali yang dapat memanjakan mata wisatawan. Salah satu menu best seller dari seafood Jimbaran adalah udang bakarnya yang manis dan gurih.
4. Nasi Jinggo
Indonesian Food Foto: Getty Images/iStockphoto/antoshkaphoto |
Sama halnya dengan nasi campur yang menjadi masakan tradisional Nusantara, nasi jinggo juga menjadi salah satu kekayaan kuliner bagi masyarakat Bali. Biasanya nasi jinggo disajikan dalam porsi kecil dan dibungkus daun pisang. Isinya bisa bermacam-macam, mulai dari ayam suwir, daging sapi, mie goreng, sambal, tempe orek hingga telur balado.
Meskipun tergolong sebagai makanan kaki lima, nasi jinggo tetap menjadi pilihan hidangan khas Bali versi halal yang cocok bagi masyarakat Muslim. Namun, beberapa nasi Jinggo juga disajikan dengan menu babi. Jadi tetap berhati-hati dalam memilih makanan ya, detikers.
5. Tipat Cantok
Tipat cantok khas Bali. (Cookpad @pre_sella) Foto: Tipat cantok khas Bali. (Cookpad @pre_sella) |
Tipat cantok merupakan jenis hidangan yang tergolong sebagai ketupat sayur ala masyarakat Bali. Dalam bahasa Bali, tipat berarti "ketupat" dan cantok memiliki pengertian yaitu "diulek atau dihaluskan dengan cobek". Pada umumnya, tipat cantok berisi aneka macam sayuran rebus seperti kacang panjang, tauge, dan kangkung yang kemudian disajikan bersama ketupat dan sambal kacang yang gurih dan sedikit pedas.
6. Tum Ayam
tum ayam Foto: dok. detikFood |
Tum ayam merupakan kuliner yang mirip dengan pepes, hanya saja bumbu yang digunakan sedikit berbeda karena menggunakan rempah khas Bali. Cara membuat hidangan ini sebenarnya cukup sederhana. Pasalnya, daging ayam yang telah dicincang kemudian dicampur dengan rempah-rempah, lalu dibungkus dengan daun pisang untuk dikukus. Selain sehat, citarasa tum ayam juga sangat lezat.
7. Rujak Kuah Pindang
Ada banyak pilihan warung rujak kuah pindang di Bali. Namun, di warung ini, para pecinta dan penikmat rujak akan merasakan sensasi lain. Foto: Poetri |
Kuliner khas Bali yang satu ini sangat unik sekali. Bahkan banyak wisatawan dari dalam negeri hingga mancanegara yang ketagihan dengan hidangan khas Bali ini. Berbeda dari rujak khas Jawa Timur yang biasanya disajikan dengan kuah kacang yang memiliki citarasa asam manis dan pedas, rujak kuah pindang yang memakai kuah ikan tuna sebagai bumbu dasarnya. Sensasi segar dan asam dari bumbunya yang kemudian disajikan bersama bahan rujak lain seperti campuran mangga, pepaya muda, dan nanas yang membuat kuliner yang satu ini sangat diminati oleh banyak orang.
Nah, itu dia beberapa rekomendasi kuliner khas Bali yang cocok untuk wisatawan Muslim. Semoga bermanfaat ya, detikers!
(nor/nor)

















































