Pepes Ikan Marlin Bu Ribu, Kuliner Legendaris Karangasem Sejak 1950

I Wayan Selamat Juniasa - detikBali
Minggu, 31 Jul 2022 12:39 WIB
Satu porsi pepes ikan marlin milik Bu Ribu yang sudah melegenda sejak tahun 1950. Ini salah satu kuliner legendaris khas Karangasem, Bali.
Satu porsi pepes ikan marlin milik Bu Ribu yang sudah melegenda sejak tahun 1950. Pepes ikan marlin salah satu kuliner legendaris khas Karangasem, Bali. Foto: Selamat Juniasa
Karangasem -

Pepes ikan marlin milik Ni Nyoman Mariani (52) atau yang lebih dikenal dengan nama Bu Ribu sudah sangat familiar di telinga masyarakat yang ada di Banjar Dinas Mendira, Desa Sengkidu, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem bahkan yang ada di luar daerah. Pasalnya pepes ikan marlin tersebut sudah berdiri sejak 1950.

Ni Nyoman Mariani atau Bu Ribu mengatakan bahwa ia merupakan generasi ketiga olahan ikan marlin tersebut. Tapi terkait dengan cita rasa dan yang lainnya masih sama seperti saat baru pertama kali di buka di tahun 1950 oleh neneknya. Sehingga sampai saat ini pelanggannya masih sangat banyak bahkan cenderung terus bertambah.

"Saya bisa menghabiskan sekitar 200 pepes ikan marlin dalam sehari. Bahkan saat hari-hari tertentu bisa lebih dari itu," kata Bu Ribu saat ditemui di rumahnya di Banjar Dinas Mendira, Desa Sengkidu, Minggu (31/7/2022).


Proses memasak pepes ikan marlin Bu Ribu di Banjar Dinas Mendira, Desa Sengkidu, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem.Proses memasak pepes ikan marlin Bu Ribu di Banjar Dinas Mendira, Desa Sengkidu, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem. Foto: Selamat Juniasa

Bu Ribu mengatakan bahwa sejak pertama kali dibuka pada tahun 1950, neneknya memang menggunakan rumahnya langsung sebagai tempat berjualan. Dan menggunakan halaman rumahnya sebagai tempat duduk bagi para pelanggan yang datang. Sampai saat ini hal tersebut masih dipertahankan oleh Bu Ribu yang merupakan generasi ketiga.

Dalam satu porsi selain berisi pepes, juga berisi sate, sup dan juga nasi. Pepes sendiri bahan utamanya ikan marlin sebab tidak ada ikan yang lain lagi yang bisa digunakan. Sehingga dalam sehari ia mengaku bisa menghabiskan lebih dari 30 kilogram ikan marlin.

"Untuk pepes kita menggunakan dua bumbu yaitu pepes bumbu rajang dan pepes bumbu plecing," tambahnya.

Bu Ribu juga mengatakan dalam sehari ia bisa menjual sekitar 30-50 porsi. Selain makan di tempat ada cukup banyak pelanggan yang memesan untuk dibawa pulang. Selain itu ia juga cukup sering menerima pesanan pepes ikan marlin terutama saat ada acara pernikahan dan acara yang lainnya yang tidak hanya dari wilayah Desa Sengkidu. Terkadang juga pesanan datang dari luar kecamatan bahkan luar kabupaten.

"Untuk harga per porsi itu cuma Rp 30 ribu itu sudah lengkap dapat dua pepes, sate, sop dan nasi tentunya. Sehingga untuk omzet dalam sehari saya bisa menghasilkan sekitar Rp 1,5 juta sampai Rp 2,5 juta," ungkapnya.

Bu Ribu juga mengatakan karena olahan ikan marlin buatannya sudah melegenda dan juga cukup terkenal. Pelanggannya bukan hanya dari kalangan masyarakat biasa tapi pernah juga didatangi oleh artis yaitu chef Juna dan chef Renata.

"Mereka datang sekitar satu bulan yang lalu untuk melihat proses pembuatan pepes ikan marlin saya. Saat itu saya sempat tanya kira-kira apa yang kurang dari pepes buatan saya ini tapi dia (chef Juna) hanya jawab "tolong dipertahankan buk"," kata Bu Ribu sambil tersenyum.



Simak Video "Memburu Jajanan Legendaris Murah Meriah di Blok M"
[Gambas:Video 20detik]
(nor/nor)