Idul Adha di Mataram, Lapak Penjual Ketupat-Opor Ayam Laris Manis

Ahmad Viqi - detikBali
Sabtu, 09 Jul 2022 17:52 WIB
Penjual lapak ketupat hingga opor ayam di Jalan Airlangga Kelurahan Punia Kecamatan Mataram, Kota Mataram, NTB, Sabtu (9/7/2022).
Penjual lapak ketupat hingga opor ayam yang buka jelang Idul Adha di Jalan Airlangga, Kelurahan Punia, Kecamatan Mataram, Kota Mataram, NTB, Sabtu (9/7/2022). (Foto: Ahmad Viqi/detikBali)
Mataram -

Puluhan lapak penjual makanan bermunculan di Jalan Airlangga, Kelurahan Punia, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Sabtu (9/7/2022). Mereka menjual ketupat, lontong, opor ayam, dan jajanan. Lapak makanan yang buka saat momen Idul Adha ini laris manis.

"Alhamdulillah, ini memang sudah tradisi ya. Dari siang tadi kami sudah laku 10 paket ketupat, opor ayam, lontong dan jajanan ketan dan poteng (tape) khas Lombok," kata Hj. Saknah (55), salah satu pemilik lapak, Sabtu sore.

Pantauan detikBali pada Sabtu (9/7/2022) sore pukul 17.00 Wita, puluhan lapak ketupat sudah ramai pembeli. Bahkan, lapak milik Saknah yang dibuka sejak siang sudah kecipratan untung sebesar Rp 500 ribu.


Warga asal Lingkungan Karang Kelayu itu mengatakan, lapak mini miliknya akan dibuka selama tiga hari, terhitung mulai Sabtu hingga Senin (11/7/2022). Meski berjualan di atas trotoar jalan, Saknah mengaku sudah mendapatkan izin dari pihak Pemkot Mataram.

"Kita sudah 5 tahun buka di sini kalau hari penampahan (hari masak sebelum lebaran) sudah pasti jualan. Jadi tidak ada masalah. Kan sudah dapat izin dari Pak Walikota," kata Saknah.

Menu lengkap yang dijual ibu tiga anak ini beragam. Mulai dari opor ayam kampung, ares (masakan batang pisang), nangka, urap, lontong, sate, ketupat, bantal, dan poteng (ketan). Satu porsi ketupat berserta opor ayam dijual mulai Rp 15 ribu hingga Rp 50 ribu. Berikutnya harga ketupat per biji sebesar Rp 3 ribu saja.

"Ada paket Rp 15 ribu, sampai Rp 25 ribu. Sesuai pesanan biasanya," ujar Saknah.

Modal yang dikeluarkan Saknah untuk berjualan sehari sebelum lebaran Idul Adha sekitar Rp 1,5 juta. "Alhamdulillah kita sudah punya langganan banyak. Jadi tidak perlu khawatir sepi pembeli," kata ibu yang memiliki lima orang cucu ini.

Salah satu pembeli Ridho (40) asal Perumahan Royal Tanjung Karang Kota Mataram mengaku sengaja membeli ketupat untuk persiapan hari raya Idul Adha besok pagi. Pasalnya, kalau harus membuat ketupat dan memasak opor akan memakan waktu lama.

"Ya biar praktis kita beli saja kan. Karena kesibukan jadi keluarga tidak sempat membuat ketupat sehari sebelum Idul Adha besok," ujarnya.



Simak Video "Jajal Kuliner ala Timur Tengah, Rempahnya Nendang!"
[Gambas:Video 20detik]
(iws/iws)