detikBali

Limbah Medis RSU Negara Berserakan di Pinggir Jalan, Polisi Selidiki

Terpopuler Koleksi Pilihan

Limbah Medis RSU Negara Berserakan di Pinggir Jalan, Polisi Selidiki


I Putu Adi Budiastrawan - detikBali

Polisi mengidentifikasi limbah medis yang ditemukan terbuang di pinggir jalan Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di sebelah selatan RSU Negara, Kabupaten Jembrana, Senin (28/9/2026).
Polisi mengidentifikasi limbah medis yang ditemukan terbuang di pinggir jalan Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di sebelah selatan RSU Negara, Jembrana, Senin (28/9/2026). (Foto: I Putu Adi Budiastrawan/detikBali)
Jembrana -

Sejumlah limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) atau limbah medis ditemukan terbuang di pinggir jalan Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di sebelah selatan Rumah Sakit Umum (RSU) Negara, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, Senin (28/9/2026).

Pantauan detikBali di lokasi, limbah medis tersebut dibungkus menggunakan 7 kantong plastik berwarna kuning dan 4 kantong plastik berwarna putih. Limbah itu berupa sejumlah kantong bekas infus serta beberapa botol obat yang tertera nama pasien dan logo RSU Negara.

Limbah medis tersebut pertama kali ditemukan warga yang sedang berhenti di persimpangan jalan untuk menyeberang. Warga kemudian melaporkan temuan tersebut kepada pihak kepolisian.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Karena merasa aneh sampah itu dibuang begitu saja, saya melaporkan temuan kepada pihak polisi. Saat menunggu mau menyeberang saya lihat tumpukan itu, ternyata infus dan botol obat," ungkap pria yang enggan disebutkan namanya saat ditemui detikBali, Senin (28/9/2026).

ADVERTISEMENT

Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP I Gede Alit Darmana membenarkan adanya laporan temuan limbah B3 medis tersebut di pinggir jalan utama Denpasar-Gilimanuk.

"Benar hari ini kami mendapatkan informasi dari masyarakat terkait adanya sampah limbah medis yang dibuang di pinggir jalan Denpasar-Gilimanuk," kata Alit.

Polisi masih melakukan pendataan dan penyelidikan untuk mengetahui jenis barang serta asal-usul limbah medis tersebut.

"Kami masih mendalami terkait temuan limbah medis tersebut. Berbagai macam seperti infus, jarum suntik, dan lain-lain," pungkasnya.



(dpw/dpw)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads