detikBali

Viral Petugas Jembatan Timbang di Lombok Lempar Kaca Truk hingga Pecah

Terpopuler Koleksi Pilihan

Viral Petugas Jembatan Timbang di Lombok Lempar Kaca Truk hingga Pecah


M. Zahiruddin - detikBali

Sejumlah petugas di Jembatan Timbang Bertais Lombok Barat, Minggu (20/9/2026).
Foto: Sejumlah petugas di Jembatan Timbang Bertais Lombok Barat, Minggu (20/9/2026). (Tangkapan layar Instagram)
Lombok Barat -

Video kaca mobil truk pecah setelah dilempar menggunakan stick lamp atau tongkat lampu lalu lintas viral di media sosial (medsos). Diduga, pelaku pelemparan adalah petugas Jembatan Timbang Bertais, Jalan Ahmad Yani, Desa Gerimax Indah, Kecamatan Narmada, Lombok Barat, yang menjadi lokasi kejadian.

Belum diketahui pasti kapan peristiwa tersebut terjadi. Berdasarkan penelusuran detikBali, video itu pertama kali diunggah lima hari lalu, Minggu (20/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam video tersebut, seorang pria yang merekam kejadian mempertanyakan alasan petugas melempar stick lamp ke arah mobil. Lemparan itu disebut membuat kaca truk pecah dan mengenai pelipis sopir hingga mengalami luka ringan.

"Ini apa maksudnya ngelempar ini? Kenapa dilempar itu mobil tu? Kenapa ini dilempar? Orang nggak ngapa-ngapain ikut dilempar ini ayo. Kepalanya (sopir) kena lho itu, Pak," kata pria tersebut dalam video, dikutip detikBali, Jumat (25/9/2026).

ADVERTISEMENT

Setelah ditanya oleh perekam video, salah seorang petugas kemudian meminta perekam bersama sopir yang terluka masuk ke dalam area jembatan timbang.

"Ayok dalem-dalem, masuk makanya dulu masuk, masuk, masuk," kata salah seorang petugas di video tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan Lombok Barat, Hendrayadi, mengatakan lokasi Jembatan Timbang Bertais memang secara administratif berada di wilayah Lombok Barat. Namun, pengelolaan dan kewenangan jembatan timbang tersebut bukan berada di bawah Dishub Lombok Barat.

"Bertais bukan wilayah hukum Lombok Barat. Jadi tidak mungkin ada anggota Dishub Lombok Barat dengan seragam beraktivitas di Bertais. Dari video itu, tidak ada anggota Dishub Lombok Barat," katanya saat dikonfirmasi, Jumat.

Hendra menjelaskan petugas di Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) Bertais merupakan petugas Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kementerian Perhubungan.

"Lihat aja tulisannya, di plang atau di baju," ujarnya.



(hsa/hsa)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads