Sebanyak 13 orang diamankan polisi terkait keributan di mess buruh PT Tunas Jaya Sanur, Lingkungan Sawangan, Kelurahan Benoa, Kuta Selatan, Badung, Bali. Peristiwa tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan sejumlah orang lainnya luka-luka.
Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu Gede Adi Saputra Jaya, mengungkapkan polisi telah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) pada Jumat (11/9). Menurutnya, belasan orang yang diduga terlibat tindak pidana pengeroyokan diamankan pada hari ini.
"Telah diamankan 13 orang yang saat ini sedang dilakukan pemeriksaan intensif," ujar Adi dalam keterangannya, Sabtu (12/9/2026).
Adi mengungkapkan keributan itu terjadi sekitar pukul 23.00 Wita pada Minggu (6/9). Menurutnya, keributan melibatkan sejumlah pekerja proyek di mess tersebut.
"Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 23.00 Wita tersebut melibatkan sejumlah pekerja dan petugas keamanan hingga menyebabkan satu orang meninggal dunia dan beberapa orang mengalami luka-luka," kata Adi.
Kejadian bermula saat saksi inisial YK hendak pergi ke kamar mandi. Saat itu, YK tidak sengaja menyenggol seng hingga menimbulkan suara cukup keras. Salah seorang petugas keamanan kemudian menghampiri YK dan menanyakan hal tersebut.
YK pun menjelaskan bahwa dirinya tidak sengaja menyenggol seng dan telah meminta maaf. Namun, petugas keamanan disebut tidak menerima alasan tersebut dan meminta YK memanggil seluruh rekannya yang berada di proyek.
Salah seorang rekannya, AW, kemudian terbangun karena mendengar keributan. AW menghampiri YK yang sedang terlibat cekcok. "Saat itu AW membawa pisau," tutur Adi.
Simak Video "Video Kades di Lumajang Dikeroyok-Dibacok OTK, Polisi Buru Pelaku"
(iws/iws)