Dokter hewan asal Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) Alvonsius Albinus Mehan, yang bertugas di Wamena, Provinsi Papua Pegunungan, tewas ditembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), Kamis (10/9/2026). Rencananya, jenazah Alvonsius diterbangkan ke kampung halamannya di Sikka, hari ini, Jumat (11/9/2026).
"Sekarang mau kirim jenazah hari ini sekarang start dari Wamena jam 11.00 Wita," kata salah seorang anggota keluarga korban di Papua, Fansi, saat dikonfirmasi detikBali, Jumat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia belum mengetahui apakah ada penjemputan dari Pemprov NTT atau Pemkab Sikka. "Kalau pemerintah NTT sampai sekarang kami belum dapat informasi dari mereka terkait hal-hal apa terkait jenazah ini belum ada. Saat ini konfirmasi dari Pemda Sikka belum ada," tandasnya.
Bupati Sikka, Juventus Primus Yoris Jago, yang dihubungi detikBali membenarkan warganya menjadi korban kekejian KKB di Papua. "Iya betul," ujarnya singkat.
Sementara, keluarga korban di Sikka, Kristin Lestari, mengatakan, keluarga menunggu informasi resmi dari Papua.
"Karena kami dari Maumere hanya mengandalkan informasi dari Papua, jadi yang pastinya dari sana. Ini dari keluarga masih ke kantor Kesra," ujarnya singkat.
Sebelumya, dilansir detikSulsel, polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait tewasnya tiga pegawai Pemkab Jayawijaya, Papua Pegunungan, yang ditembak KKB. Polisi telah mengantongi ciri-ciri pelaku yang disebut berjumlah delapan orang.
"Kita temukan tiga selongsong (peluru), di antaranya dua berukuran 5,56 milimeter, ini amunisi dari senjata api laras panjang. Lalu satu selongsong kaliber 9 milimeter, ini adalah amunisi dari senjata api laras pendek," kata Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026 Kombes Yusuf Sutejo dalam keterangannya, Kamis (10/9/2026).
Diketahui, penembakan terjadi di Kampung Muliama, Distrik Muliama, Rabu (9/9) sekitar pukul 15.53 WIT. Ketiga korban berinisial AR (49), AAM (35), dan WB (24) terkena tembakan saat rombongan Dinas Pertanian Jayawijaya meninjau pelaksanaan kegiatan cetak sawah.
"Dalam kejadian tersebut menyebabkan tiga orang pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya menjadi korban penembakan," kata Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Faizal Ramadhani, dalam keterangannya, Rabu (9/9).