detikBali

Tepergok Curi Sesari di Tabanan, Pemuda Gianyar Babak Belur Dihajar Massa

Terpopuler Koleksi Pilihan BaliNusra Awards 2026

Tepergok Curi Sesari di Tabanan, Pemuda Gianyar Babak Belur Dihajar Massa


Sui Suadnyana, Krisna Pradipta - detikBali

Ilustrasi warga Bali menangkap pencuri. (Ilustrasi by Gemini AI)
Foto: Ilustrasi warga Bali menangkap pencuri. (Ilustrasi by Gemini AI)
Tabanan -

Pemuda asal Gianyar inisial IKAMP tepergok mencuri sesari di Pura Gede Penataran, Banjar Kebon, Desa Pandak Gede, Kecamatan Kediri, Tabanan, Senin (13/7/2026) siang. Aksi IKAMP terekam closed-circuit television (CCTV) dan massa yang geram kemudian menghajarnya hingga babak belur.

Kapolsek Kediri, Kompol I Putu Budiawan, menjelaskan kejadian bermula ketika IKAMP melintas di depan Pura Gede Penataran menggunakan motor Honda PCX. Melihat situasi sekitar pura sepi, pelaku kemudian memarkir motornya dan masuk ke pura dengan memanjat tembok.

"Sesampainya di dalam pura, pelaku menemukan bejana berisi uang sesari berupa pecahan Rp 1.000 dan Rp 2.000. Uang tersebut kemudian diambil dan dimasukkan ke dalam dompet miliknya," terang Budiawan saat memberikan keterangan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, aksi itu tidak berlangsung lama. Kamera CCTV yang terpasang di area pura membuat gerak-gerik IKAMP segera diketahui warga dan para pengempon pura. Warga kemudian berdatangan setelah kulkul (kentongan) dibunyikan sebagai tanda adanya keadaan darurat.

ADVERTISEMENT

IKAMP lantas ditangkap saat masih berada di kawasan pura. Di hadapan warga, ia mengakui telah mengambil uang sesari. Emosi warga yang memuncak lantas menghajar IKAMP hingga mengalami luka-luka. Warga yang geram juga merusak motor IKAMP.

Personel Polsek Kediri yang melakukan patroli barcode bersama piket yang dipimpin perwira pengawas (pawas) kebetulan melintas di sekitar lokasi. Petugas kemudian turun tangan mengamankan IKAMP dari amukan massa dan dibawa ke Mapolsek Kediri.

Polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu lembar sesari pecahan Rp 2.000 dan sepuluh lembar pecahan Rp 1.000 dari tangan IKAMP. Motor IKAMP yang telah rusak akibat diamuk massa juga turun disita.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, pelaku melakukan aksi tersebut dengan modus memanjat tembok pembatas pura untuk masuk ke dalam area suci. Sementara motif sementara diduga karena faktor ekonomi," terang Budiawan.

Polsek Kediri masih melakukan pemeriksaan terhadap IKAMP dan meminta keterangan para saksi. Polisi juga tengah menunggu pengempon Pura Gede Penataran yang masih melaksanakan rapat koordinasi guna menentukan langkah penyelesaian kasus pencurian uang sesari tersebut.



(hsa/hsa)










Hide Ads
LIVE