Ribut-ribut Anggota TNI dan Polisi Berujung Penikaman di Labuan Bajo

Tim detikBali - detikBali
Jumat, 12 Jun 2026 08:36 WIB
Kabid Propam Polda NTT saat menghadiri pertemuan bersama POM AD di Kota Kupang, NTT, Kamis (11/6/2026). (Foto: Dok. Polda NTT).
Manggarai Barat -

Sejumlah anggota Brimob Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) terlibat keributan dengan prajurit TNI Angkatan Darat (AD) di Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT. Empat anggota Brimob diduga menjadi korban penikaman oleh tiga prajurit TNI AD dalam insiden berdarah itu.

"Kasusnya masih penyelidikan," ujar Kabid Humas Polda NTT Kombes Henry Novika Chandra, Kamis (11/6/2026).

Henry mengungkapkan kasus tersebut berawal saat sejumlah personel Brimob mengikut acara misa syukuran pelantikan anggota Brimob Bripda JGR di Dusun Waemata, Desa Gorontalo, pada Rabu (10/6) malam. Semula acara tersebut berlangsung aman dan penuh suasana kekeluargaan.

Setelah memasuki dini hari, terjadi kesalahpahaman antara Brimob dan sejumlah prajurit TNI AD di lokasi. Cekcok pun tak terhindarkan hingga berujung aksi penikaman.

Akibatnya keributan itu, Bripda RS, Bribda FA, Bripda BBK, dan satu Brimob lainnya menjadi korban penganiayaan. Mereka mendapat tikaman di bagian punggung. Menurut Henry, sejumlah personel yang berada di lokasi langsung melerai agar situasi tidak semakin memanas.

"Fokus utama kami saat ini adalah memastikan seluruh personel yang mengalami luka mendapatkan penanganan medis dengan baik di Rumah Sakit Siloam Labuan Bajo," tutur Henry.



Simak Video "Video Senggolan di Jalan, Prajurit TNI Siksa dan Todong Driver Taksi Online"


(iws/iws)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork