detikBali

Lihat Kunci Nyantol, Pria di Karangasem Nekat Curi Motor Petugas Sensus

Terpopuler Koleksi Pilihan

Lihat Kunci Nyantol, Pria di Karangasem Nekat Curi Motor Petugas Sensus


I Wayan Selamat Juniasa - detikBali

Ilustrasi Maling Motor
Ilustrasi Maling Motor. Foto: AI Prompt/ Agung Pambudhy
Karangasem -

Sepeda motor milik petugas sensus ekonomi, Ni Wayan Mira Asmara (30), digondol pencuri saat bertugas di Desa Seraya Barat, Kecamatan Karangasem, Bali, Senin (8/6/2026) sore. Aksi pencurian itu terjadi saat korban meninggalkan motornya dengan kunci yang masih tergantung di kendaraan.

"Benar kemarin ada kasus pencurian motor, pelaku sudah berhasil kami amankan sekarang masih dimintai keterangan lebih lanjut," kata Kapolsek Karangasem, Kompol I Nyoman Merta Kariana, Selasa (9/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kariana menjelaskan, sebelum kejadian, terduga pelaku yang merupakan pasangan suami istri melintas di lokasi kejadian dalam perjalanan menuju wilayah Bunutan untuk bekerja. Namun, karena orang yang hendak ditemui tidak dapat dihubungi, keduanya memutuskan untuk kembali pulang.

Saat perjalanan pulang, pelaku melihat ada dua motor yang terparkir di pinggir jalan dengan kunci masih nyantol. Hal tersebut menimbulkan niat dari pelaku untuk membawa kabur salah satu motor. Istri pelaku sempat melarang aksi tersebut, tetapi pelaku tetap nekat membawa kabur motor dengan nomor polisi DK 3898 TD.

ADVERTISEMENT

Aksi pelaku diketahui oleh salah seorang rekan korban yang langsung berteriak saat melihat motor dibawa pergi. Namun, pelaku langsung memacu kendaraannya dan melarikan diri.

Korban bersama rekannya kemudian melakukan pengejaran hingga akhirnya berhasil mencegat pelaku di depan Taman Soekasada Ujung. Pelaku selanjutnya diserahkan kepada pihak kepolisian.

Tak berselang lama, pelaku dan istrinya langsung diamankan ke Polsek Karangasem untuk dimintai keterangan. Beruntung pelaku tidak sampai diamuk massa saat berhasil dicegat warga.

"Pelaku tidak membawa identitas apapun, saat diinterogasi keterangannya juga berubah-ubah. Kami masih mendalami kasus ini," ujar Kariana.

Berdasarkan pengakuan awal, pelaku mengaku bernama Fatoni dan berasal dari Bondowoso, Jawa Timur. Namun, polisi masih melakukan pendalaman untuk memastikan identitas yang bersangkutan karena pelaku juga mengaku pernah tinggal di wilayah Denpasar.




(nor/nor)










Hide Ads