Polisi Selidiki Praktik Scam Libatkan Puluhan WNA di Guest House Kuta

Abid Ahmad Ibrahim - detikBali
Selasa, 28 Apr 2026 15:10 WIB
Penggerebekan puluhan WNA di Kuta yang diduga menjadi korban penyekapan untuk dijadikan operator scam pada Senin (27/4/2026). (Foto: Dok. Polresta Denpasar)
Denpasar -

Kepolisian Resor Kota (Polresta) Denpasar terus mendalami dugaan praktik penipuan daring (scam) yang melibatkan warga negara asing (WNA) di sebuah guest house di kawasan Kuta, Badung, Bali. Puluhan orang asing yang diduga menjadi korban penyekapan di penginapan itu telah diamankan.

Kasatreskrim Polresta Denpasar Kompol Agus Riwayanto Diputra mengungkapkan timnya bekerja maraton untuk mengungkap secara detail aktivitas yang terjadi di guest house tersebut. Ia menegaskan polisi masih menyelidiki jenis scam maupun modus operandi para pelaku.

"Nanti akan saya kabari perkembangannya. Saat ini, tim masih marathon lakukan pendalaman terkait pengungkapan tersebut," uja Agus saat dikonfirmasi detikBali, Selasa (28/4/2026).

Agus menerangkan penyidik saat ini fokus mengumpulkan alat bukti serta menggali keterangan dari para pihak yang diamankan. Termasuk menelusuri kemungkinan adanya jaringan yang lebih besar di balik kasus tersebut.

Sebelumnya, polisi menggerebek sebuah guest house di Jalan Bypass Ngurah Rai, Gang Karang Sari, Kedonganan, Kuta, Badung, Senin (27/4). Polisi mengamankan 26 WNA dan seorang WNI yang diduga menjadi korban penyekapan untuk dijadikan operator scam.

Kasus ini terungkap berdasarkan laporan dari Kedutaan Besar Filipina di Jakarta terkait dugaan eksploitasi terhadap warganya. Polisi menyita sejumlah perangkat elektronik yang diduga digunakan untuk aktivitas scam. Hingga kini, penyelidikan terus berlangsung untuk mengungkap jaringan di balik praktik tersebut.



Simak Video "Video: Sindikat Penipuan Internasional di Solo Raup Untung Hingga Rp 41 M"

(iws/iws)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork