Teguran sederhana soal parkir berujung kekerasan. Seorang pemuda berinisial MFR (21) dikeroyok delapan orang di Jalan Waturenggong III, Kelurahan Panjer, Minggu (26/4) dini hari, setelah menegur pemilik kendaraan yang menghalangi jalan.
Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanitreskrim) Polsek Denpasar Selatan Iptu Azel Arisandi membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, insiden bermula saat korban bersama enam rekannya melintas di lokasi sekitar pukul 02.10 Wita.
"Korban bersama 6 orang temannya hendak pulang, kemudian melihat sekelompok orang yang parkir dan menghalangi jalan. Salah satu teman korban menegur, namun para pelaku tidak terima," ujar Azel kepada detikBali, Senin (27/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Situasi yang semula hanya teguran berubah menjadi aksi kekerasan. Sekitar delapan orang pelaku langsung menyerang korban secara bersama-sama menggunakan tangan kosong dan helm.
Akibat pengeroyokan tersebut, MFR mengalami sejumlah luka, antara lain luka robek pada alis mata kanan, lebam di bagian mata kanan, serta luka gores pada tangan kanan, tangan kiri, dan kaki kiri.
"Korban sudah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Denpasar Selatan untuk penanganan lebih lanjut," tambahnya.
Polisi bergerak cepat menindaklanjuti laporan tersebut. Sejauh ini, satu orang pelaku telah diamankan.
"Satu orang sudah kami amankan dengan inisial SS, asal Manggarai Timur. Sementara pelaku lainnya masih dalam pengembangan," jelas Azel.
(dpw/dpw)










































