detikBali

Anjing yang Diburu Pria di Mataram Dijual Seusai Dibunuh

Terpopuler Koleksi Pilihan

Anjing yang Diburu Pria di Mataram Dijual Seusai Dibunuh


Sui Suadnyana, Abdurrasyid Efendi - detikBali

Pemukul anjing hingga mati digiring polisi di Polresta Mataram, Rabu (8/4/2026). (Foto: Dok Polresta Mataram)
Foto: Pemukul anjing hingga mati digiring polisi di Polresta Mataram, Rabu (8/4/2026). (Foto: Dok Polresta Mataram)
Mataram -

Anjing yang viral diburu seorang pria inisial IG di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), ternyata dijual setelah dibunuh. Hal itu terungkap dari hasil pemeriksaan Kepolisian Resor Kota (Polresta) Mataram terhadap IG.

"Terduga pelaku IG melakukan tindak kekerasan atau penganiayaan terhadap hewan, setelah itu pelaku menjualnya," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polresta Mataram, AKP I Made Dharma Yulia Putra, Kamis (9/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dharma mengungkapkan anjing itu dijual kepada seorang ibu rumah tangga (IRT) inisial NLS (65), warga Kelurahan Sapta Marga, Kecamatan Cakranegara, Mataram. "Kami baru mendapat di awal sebesar Rp 65 ribu dan 150 ribu untuk satu ekor hewan tersebut," terangnya.

IG dan NLS kini ditahan di Satreskrim Polresta Mataram, tetapi belum ditetapkan tersangka. Penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap keduanya,

ADVERTISEMENT

"Kami telah mengamankan terduga pelaku. Sampai saat ini, kami masih melakukan pemeriksaan intensif untuk dilakukan langkah selanjutnya terhadap para pelaku," ungkap Dharma.

Diberitakan sebelumnya, sebuah video memperlihatkan seorang pria memukul anjing liar dengan bertubi-tubi menggunakan besi di Jalan Panca Usaha, Kelurahan Cilinaya, Kecamatan Cakranegara, Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), viral di media sosial (medsos). Video berdurasi 19 detik tersebut memicu respons luas dari warganet hingga pegiat hewan.

Pegiat hewan Doni Herdaru melalui akun Instagram-nya mengecam keras kejadian tersebut. Saat kejadian, pelaku menggunakan motor tanpa pelat, tanpa helm, dan sempat diprotes dan diteriaki warga sekitar.

"Bagi siapa pun yang mengenali pelaku atau memiliki petunjuk lebih lanjut, kiranya berkenan menginfokan kepada kami. Bagi yang merasa kehilangan anjingnya, kontak kami. Kami akan segera membuka laporan polisi untuk mengejar bandit ini. Nggak akan kita lepas orang ini. We will hunt him down," tulis Doni Herdaru dalam postingannya, Rabu (8/4/2026).




(iws/iws)










Hide Ads