Sebuah video yang beredar di media sosial (medsos) menjadi sorotan warganet setelah memperlihatkan dugaan aksi pencurian ponsel yang melibatkan seorang pengemudi ojek online (ojol) di kawasan Pemogan, Denpasar.
Unggahan tersebut salah satunya dibagikan akun Instagram @denpasar.viral pada Minggu (29/3/2026). Dalam keterangannya, akun itu menuliskan bahwa kejadian bermula saat penumpang hendak membayar ongkos perjalanan menggunakan uang tunai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Modus tak punya kembalian, oknum ojol di Denpasar gasak HP penumpang," tulis akun tersebut seperti dilihat detikBali, Senin (30/3/2026).
Berdasarkan narasi yang beredar, pengemudi ojol disebut mengaku tidak memiliki uang kembalian saat menerima pembayaran tunai dari penumpang. Pelaku kemudian meminta ponsel milik korban dengan alasan untuk membantu proses pembayaran melalui aplikasi.
Saat korban lengah, pengemudi tersebut diduga langsung membawa kabur ponsel milik penumpang.
Dalam unggahan lain yang dibagikan akun bernama Yulia, kronologi kejadian juga disampaikan serupa.
"Penumpang hendak membayar dengan uang cash tapi oknum ojol mengaku tidak punya kembalian, lalu memaksa meminta HP untuk membantu membayar lewat aplikasi. Saat penumpang lengah, oknum ojol lari membawa HP penumpang," tulis akun tersebut.
Video yang beredar juga memperlihatkan rekaman CCTV yang menampilkan seorang pria mengenakan atribut ojol berada di atas sepeda motor saat berinteraksi dengan seorang perempuan di depan sebuah rumah.
Terkait video viral tersebut, Kanit Reskrim Polsek Denpasar Selatan Iptu Azel Arisandi mengatakan hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan resmi dari korban.
"Sejauh ini belum ada laporan. Kami masih pengumpulan bahan dan keterangan di lokasi kejadian," ujar Azel saat dikonfirmasi, Senin (30/3/2026) siang.
Meski belum ada laporan masuk, polisi mulai melakukan penelusuran awal dengan mengumpulkan informasi dan keterangan di tempat kejadian perkara (TKP).
(hsa/hsa)










































