Viral di media sosial (medsos) video seorang warga negara asing (WNA) yang menyeret nama mantan Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB) Irjen (Purn) Hadi Gunawan dalam dugaan kerja sama dengan bandar narkoba di Lombok Utara. Video itu juga memuat tudingan keterlibatan anggota kepolisian dalam peredaran barang haram.
Dalam video berdurasi 22 detik yang dilihat detikBali, WNA asal Prancis berinisial LR alias A mengaku tengah mengurus kehilangan uang sebesar Rp 12,8 miliar. Ia juga menyatakan akan membongkar jaringan narkoba yang disebut melibatkan bandar dan aparat.
"Sudah satu bulan yang lalu aku buat video masalah polisi bekerja sama bandar narkoba. Hari ini aku bongkar semua nama bandar narkoba dan polisi yang ikut bisnis narkoba," katanya dikutip dari video yang beredar, Kamis (26/3/2026).
Seret Nama Bekas Kapolda dan Bandar
Dalam pernyataannya, LR menyebut sejumlah nama yang diklaim terlibat dalam jaringan narkoba di Lombok Utara. Ia menyinggung mantan Kapolda NTB Irjen (Purn) Hadi Gunawan, Kapolsek Pemenang AKP Henni Adriani, serta seorang anggota di Polres Lombok Utara.
Selain itu, LR juga menyebut tiga bandar narkoba yang disebut beroperasi di wilayah tersebut. Salah satunya adalah Mujid yang disebut sebagai bandar besar di Gili Air.
"Mujid, bandar terbesar di Lombok Utara. Bandar narkoba di Gili Air," ungkapnya.
"Dan dari polres (Lombok Utara) orang yang nipu saya Rp 50 juta," sebutnya.
Simak Video "Video Menteri PU Dody Hanggodo Bicara soal Dugaan Korupsi "
(dpw/dpw)