detikBali

Dua Pengedar Sabu di Lambu Bima Diringkus, Pemasok Diburu

Terpopuler Koleksi Pilihan

Dua Pengedar Sabu di Lambu Bima Diringkus, Pemasok Diburu


Rafiin - detikBali

Dua pengedar sabu yang ditangkap Polisi di Desa Melayu, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, NTB, pada Minggu (16/3/2026).
Foto: Dua pengedar sabu yang ditangkap Polisi di Desa Melayu, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, NTB, pada Minggu (16/3/2026). (Dok. Satresnarkoba Polres Bima)
Bima -

Dua pengedar sabu-sabu berinsial HA (32) dan AL (33), ditangkap Tim Opsnal Satuan Resnarkoba Polres Bima Kota, Nusa Tenggara Barat (NTB). Polisi masih memburu pemasok barang haram itu.

"Dua pengedar (HA dan AL) yang ditangkap ini merupakan warga Desa Melayu, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima," kata Kasat Kapolres Bima Kota melalu Kasat Resnarkoba AKP Jahyadi Sibawaih, Senin (16/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jahyadi mengatakan dua terduga pelaku penyalahgunaan dan peredaran sabu tersebut ditangkap pada Minggu (15/3/2026) sore. Lokasi penangkapan di rumah HA, di Desa Melayu, Kecamatan Lambu.

"Keduanya ditangkap bersamaan di rumah HA pada Minggu sore kemarin," katanya.

ADVERTISEMENT

Dari tangan keduanya, polisi mengamankan beberapa barang bukti (BB). Seperti sabu berat bruto 0,13 gram, satu bungkus plastik klip kosong, dua buah korek api, dua buah pipet sendok, satu unit handphone dan uang tunai diduga hasil penjualan sabu sebesar Rp 285 ribu.

"Beberapa BB yang diamankan ini ditemukan dalam penggeledahan di kamar HA," katanya.

Setelah dilakukan interogasi awal di lokasi penangkapan, HA mengakui bahwa BB sabu tersebut adalah miliknya. Namun saat ditanya pemasok barang haram itu, HA dan AL memberikan keterangan yang berbelit-belit.

"Baik HA dan AL tidak kooperatif memberikan keterangan. Salah satunya terkait asal-usul sabu yang dikuasainya," ungkap Jahyadi.

Setelah mengengintrogasi HA dan AL, petugas langsung bergerak menuju Desa Naru Timur, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, yang dicurigai domilisi pemasok sabu. Namun, pengecekan ke lokasi tidak membuahkan hasil.

"Di Desa Naru tidak ditemukan terduga pelaku dan BB tambahan berkaitan dengan jaringan HA dan AL," beber dia.

Jahyadi menambahkan, saat ini HA dan AL sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut Mapolres Bima Kota. Ia memastikan kasus tersebut akan terus didalami dan dilakukan pengembangan lebih lanjut.

"Kasusnya tetap kami kembangkan. Pemasok sabu yang dikuasai HA dan AL masih diburu," tandasnya.




(hsa/hsa)










Hide Ads
LIVE