Kalung pedagang ikan bernama Siti Juariyah (64) di Jalan Pandu, Banjar Dukuh, Desa Dalung, Kecamatan Kuta Utara, Badung, dijambret, Kamis (5/3/2026) subuh. Penjambretan itu terekam closed-circuit television (CCTV) dan viral di media sosial (medsos) setelah diunggah cucu korban.
"Kejadiannya pas saya lagi merapikan dagangan ikan menghadap ke timur sekitar jam lima kurang tujuh menit. Tiba-tiba ada orang naik motor PCX dari utara langsung mepet dan tarik kalung di leher saya sampai saya terdorong satu meter," ujar Siti Juariyah saat memberikan keterangan di lokasi kejadian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelaku yang datang dari arah utara tersebut menggunakan jaket abu-abu, helm hitam, dan masker untuk menutupi wajahnya. Berdasarkan rekaman CCTV di warung Siti Juariyah, pelaku memarkirkan motor Honda PCX hitam tanpa pelat nomor tepat di depan warung sebelum melancarkan aksinya.
"Waktu itu saya dengar nenek teriak kencang sekali jadi saya langsung lari keluar dari warung makan sebelah untuk menolong. Saya sempat lihat orang itu langsung kabur mengebut ke arah selatan pakai motornya," kata Riska Lestari, cucu Siti Juariyah.
Akibat tarikan paksa tersebut, kalung emas yang dikenakan korban terputus hingga pelaku hanya berhasil membawa kabur sebagian perhiasan. Korban mengalami kerugian materiel sekitar Rp 1 juta karena pelaku menggondol seperempat bagian dari kalung korban.
"Pelakunya berbadan kurus tinggi sekitar 175 sentimeter dan pakai celana panjang warna gelap pas kejadian itu. Dia langsung kabur ke arah (jalan raya) Padonan," tambah Riska menjelaskan ciri-ciri terduga pelaku.
Polisi sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa sejumlah rekaman CCTV di sekitar rute pelarian pelaku, termasuk di area Joglo Dalung dan Ari Laundry. Meski pelaku terpantau melintas di Jalan Raya Padonan pada pukul 04.54 Wita, identitas detailnya masih sulit diidentifikasi karena kualitas rekaman yang kurang tajam.
"Kami sudah mendatangi lokasi untuk mengumpulkan bahan keterangan dari saksi maupun korban di lapangan. Sekarang tim sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap siapa pelakunya," kata Kapolsek Kuta Utara Kompol I Ketut Agus Pasek Sudina dalam keterangannya, Minggu (8/3/2026).