Tersangka Penembakan di Badung juga Dibidik Kasus Pelat Lexus Palsu

Tim detikBali - detikBali
Kamis, 18 Agu 2022 16:12 WIB
Mobil Toyota Lexus warna putih yang ditumpangi Firdaus Abby saat menembak pengendara ibu-ibu di Badung dan  sempat viral karena berpelat palsu
Mobil Toyota Lexus warna putih yang ditumpangi Firdaus Abby saat menembak pengendara ibu-ibu di Badung dan sempat viral karena berpelat palsu. (Foto: IST)
Badung -

Usia resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus penembakan terhadap pengendara sepeda motor ibu-ibu di Badung, kini Abby juga dibidik atas kasus pelat Toyota Lexus palsu.

Bidikan penyidik terhadap pria dengan nama lengkap Firdaus Abby alias Abby (25) asal Cianjur, Jawa Barat, itu menyusul temuan pelat mobil dengan nomor B-66-FRD yang ternyata palsu.

Hasil temuan polisi, pelat mobil dengan surat-surat kendaraan mati itu memiliki pelat asli dengan nomor B-776-JHN.


Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Badung Iptu I Ketut Sudana saat dihubungi detikBali, Kamis (18/8/2022), menjelaskan atas temuan itu, selain kasus penembakan,pelaku juga bisa terancam menjadi tersangka atas dugaan penggunaan pelat palsu.
"Kalau plat palsu dia kan mengarah tetap ke KUHP ke 263 pemalsuan surat. Pemalsuan plat nomor kan masuk, juncto ke 266. Dari 263 langsung juncto ke 266 (KUHP)," ungkap Iptu Ketut Sudana.

Namun Sudana menegaskan, hingga saat ini pihaknya belum mengarah kepada pengenaan pasal tersebut kepada pelaku. Sebab pihaknya di Polres Badung tengah melakukan penyidikan.

"Tapi yang disangkakan ini belum mengarah ke sana. Kan proses penyidikan dulu. Kan setelah jadi tersangka baru proses penyidikan. Setelah proses penyidikan baru kita tahu nanti pasal mana saja yang dipasang," jelas Sudana.

Oleh karena itu, untuk sementara ini pelaku baru dikenakan Pasal 351 Kitab KUHP juncto Pasal 360 ayat (2) KUHP dengan ancaman maksimal hukuman penjara selama 5 tahun.

"Sementara yang dipasang baru pasal 351 jucto Pasal 360 ayat (2). Kan itu yang dipasang dulu. Nanti pengembangannya, saya belum sama penyidiknya pasal mana yang dipasang, nanti baru saya sampaikan," terang Sudana.

Menurut Sudana, polisi kini tengah melakukan penyidikan. Menurutnya, dalam penanganan kasus ada proses penyelidikan, kemudian berlanjut ke pemeriksaan, gelar perkara dan baru ke tingkat penyidikan. Setelah itu, baru ada kepastian pasal-pasal mana yang dikenakan atau dipasangkan.

"Sekarang belum kita konfirmasi penyidiknya pasal mana saja yang dipasang. Setahu saya baru pasalnya yang (Pasal 351 Kitab KUHP juncto Pasal 360 ayat (2) KUHP) itu saja," tandas Sudana.



Simak Video "Penembakan di Sekolah Oakland California, 5 Orang Terluka"
[Gambas:Video 20detik]
(dpra/dpra)