Kasus Pornografi-UU ITE

Dalih Konten, Kadek DKS Rela Ngesek Bareng Bule-Ojol dan Direkam Suami

Tim detikBali - detikBali
Jumat, 12 Agu 2022 11:22 WIB
Salah satu tamplate VVIP member grup telegram milik pasutri tersangka UU Pornografi dan UU ITE asal Gianyar
Salah satu tamplate VVIP member grup telegram milik pasutri tersangka UU Pornografi dan UU ITE asal Gianyar (Foto: IST)
Denpasar -

Fakta baru kembali terungkap usai penyidik dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Bali melakukan pemeriksaan terhadap pasutri asal Gianyar berinisial GGG (33) dan istrinya Ni Kadek DKS (30).

Ternyata, demi dalih atau alasan konten, pasutri muda tersangka kasus pornografi dan Undang-Undang Informasi Transaksi Elektronik (UU ITE) ini nekat melakukan adegan di luar dugaan.

Di hadapan penyidik Polda Bali, pasutri ini mengakui melakukan adegan layak sensor bersama bule dan bahkan driver ojek online (ojol)


"Sesuai pengakuan saat pemeriksaan, mereka melakukan adegan itu dengan berbagai alasan. Selain berdalih fantasi, ada juga alasan mereka untuk konten (video seks),"ungkap Plt. Direktur Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Bali AKBP Ambariyadi Wijaya S.I.K, S.H., M.H.

Bahkan yang makin mengejutkan, imbuh mantan Kapolres Problolinggo Kota ini, selain dilakukan secara sadar, pasutri ini secara kompak melakukan adegan asusila ini secara bersama-sama.

"Hasil temuan di video yang kami amankan, pemerannya ada mulai dari driver ojek online dan juga warga asing atau bule. Jadi saat tersangka Ni Kadek DKS ini melakukan adegan dengan bule dan ojol, yang merekam itu suaminya sendiri,"ungkap mantan Wakapolres Gianyar ini prihatin.

Lebih lanjut, perwira dengan pangkat melati dua di pundak ini juga menambahkan, dari penelusuran dan temuan di dalam video seks milik kedua tersangka, rata-rata para pemeran yang dilibatkan dalam konten video mayoritas bule.

"Walaupun ada juga lokal atau WNI. Tapi lebih dominan bule,"imbuh AKBP Ambariyadi.

Hanya saja terkait pelibatan beberapa pemeran dalam video, imbuh AKBP Ambariyadi, pihaknya masih terus melakukan pengembangan dan penyelidikan.

"Kami masih kembangkan soal itu,"imbuh AKBP Ambariyadi.

Untuk diketahui, selain menjerat kedua tersangka dengan UU Pornografi dan UU ITE, pihak penyidik Ditreskrimsus Polda Bali juga tengah membidik pasutri muda asal Gianyar, Bali ini terkait dugaan praktik prostitusi online.



Simak Video "Geger Sejoli Berpakaian Adat Bali Mesum di Mobil Usai Melukat"
[Gambas:Video 20detik]
(dpra/dpra)