Kasus Pornografi

Video Seks Pasutri Bali, Polisi: Video Diunggah Suami-Disetujui Istri

Tim detikBali - detikBali
Kamis, 11 Agu 2022 15:49 WIB
ilustrasi
Ilustrasi (Foto: Dok.Detikcom)
Denpasar -

Pengungkapan dan penangkapan pasangan suami istri (pasutri) tersangka kasus dugaan pelanggaran UU ITE dan konten pornografi asal Gianyar, Bali terus menuai sorotan publik.

Siapa sangka, pasutri yang kini sudah memiliki satu anak itu kompak melakukan aksinya untuk mendapat cuan dengan cara menjual konten adegan ranjang.

Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Bali Kombespol Stefanus Satake Bayu Setianto menjelaskan saat melakukan aksinya, selain sebagai pemeran, pembuat dan penyebar lalu mengkomersilkan video konten pornograsi, ternyata pasutri asal Gianyar ini sesuai pengakuan juga sangat kompak bekerja sama.


"Video yang ada di akun twitter dan grup telegram adalah video mereka. Diposting tersangka GGG dengan persetujuan KDKS istrinya,"ungkap Kombespol Satake Bayu.

Aktivitas penjualan konten imbuh Kombes Satake berlangsung sejak 2019.

"Awal mulanya mereka mengupload video porno di twitter untuk memenuhi fantasi seksual dan tidak berbayar. Baru sekitar akhir tahun 2020 keduanya membuat grup telegram,"imbuh Kombes Satake.

Grup tersebut kemudian, kata Kombes Satake digunakan kedua tersangka untuk posting video mereka berdua yang telah dibuat.

Apabila ada yang ingin bergabung ke dalam grup telegram, maka mereka selaku admin akan meminta bayaran sebesar Rp 200.000.

"Hasil penyelidikan sementara, tersangka memiliki tiga grup telegram yang beranggotakan ratusan orang dan keuntungan yang didapat hingga saat ini sebesar lima puluh juta rupiah," sebut Kombes Satake



Simak Video "Geger Sejoli Berpakaian Adat Bali Mesum di Mobil Usai Melukat"
[Gambas:Video 20detik]
(dpra/dpra)