detikBali
Foto Bali

Tenda Darurat Panas dan Berdebu, Jam Belajar Siswa di Nagekeo Dipangkas

Terpopuler Koleksi Pilihan
Foto Bali

Tenda Darurat Panas dan Berdebu, Jam Belajar Siswa di Nagekeo Dipangkas


Tripa Ramadhan - detikBali

Guru mengajar siswa di SD Inpres Marapokot, Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Setelah gempa, proses belajar mengajar berlangsung dengan fasilitas sekolah darurat yang terbatas. Foto: ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
Guru menyampaikan materi pelajaran kepada siswa di SD Inpres Marapokot, Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Pascagempa, kegiatan belajar berlangsung di tengah keterbatasan fasilitas sekolah darurat. Foto: ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
Suasana pembelajaran di SD Inpres Marapokot, Nagekeo. Sekolah-sekolah di wilayah tersebut diperbolehkan memulangkan siswa paling siang pukul 11.00, lebih awal dari jadwal biasanya pukul 13.00, untuk menyesuaikan kondisi sekolah darurat pascagempa. Foto: ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
Guru mengajar siswa di SD Inpres Marapokot, Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Setelah gempa, proses belajar mengajar berlangsung dengan fasilitas sekolah darurat yang terbatas. Foto: ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
Guru menyampaikan materi pelajaran kepada siswa di SD Inpres Marapokot, Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Pascagempa, kegiatan belajar berlangsung di tengah keterbatasan fasilitas sekolah darurat. Foto: ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
Suasana pembelajaran di SD Inpres Marapokot, Nagekeo. Sekolah-sekolah di wilayah tersebut diperbolehkan memulangkan siswa paling siang pukul 11.00, lebih awal dari jadwal biasanya pukul 13.00, untuk menyesuaikan kondisi sekolah darurat pascagempa. Foto: ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

Nagekeo - Sekolah di Nagekeo, NTT, memangkas jam belajar setelah gempa karena kondisi tenda darurat yang panas dan berdebu. Kini, siswa paling lambat pulang pukul 11.00


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan










Hide Ads