Sebanyak 1.448 dulang memeriahkan Festival 1 Muharram 1448 Hijriah di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB). Kegiatan ini menelan anggaran sekitar Rp 2 miliar dan menjadi bagian dari peringatan tahun baru Islam di daerah tersebut.
Pantauan detikBali, ribuan ibu-ibu ikut beriringan dalam pawai menyambut 1 Muharram. Mereka membawa dulang berisi aneka makanan yang ditutup tudung saji berwarna merah, yang dikenal sebagai Tembolak Beak.
Tidak hanya masyarakat umum, pelajar hingga organisasi perangkat daerah (OPD) juga turut ambil bagian dalam pawai tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin, menjelaskan bahwa jumlah 1.448 dulang tersebut merupakan simbol tahun Hijriah yang sedang diperingati, yakni 1448 Hijriah.
Pawai ini melibatkan masyarakat, pelajar, hingga jajaran OPD Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur.
"Kita memberikan lambang 1448 Hijrah itu dengan 1.448 Dulang ini, itu sebabnya jumlahnya segitu," terang Bupati yang akrab disapa Iron tersebut, Senin (15/6/2026) sore.
Festival 1 Muharram di Lombok Timur dijadwalkan berlangsung selama sepekan. Kegiatan diawali dengan pawai taaruf sebagai bentuk perayaan pergantian tahun baru Islam 1448 Hijriah.
"Supaya masyarakat juga mengetahui bahwa 1 Muharam ini memang harus kita semarakkan, Untuk meramaikan dan mengingatkan kepada masyarakat kita," ujar Iron.
Ia menambahkan, Festival 1 Muharram akan terus digelar setiap tahun. Pemerintah daerah telah menyiapkan anggaran sekitar Rp 2 miliar melalui APBD untuk mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.
"Memang sudah agenda tahunan kita. Bahkan dianggarkan lewat APBD, sekitar 2 miliar," imbuhnya.
(dpw/dpw)