Antrean kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Bali mulai berangsur landai pada hari pertama penerapan ganjil genap pembelian Pertalite, Sabtu (17/10/2026). PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus memastikan stok BBM tetap tersedia untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Perbaikan kondisi antrean ini didukung kolaborasi Pertamina dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali serta aparat penegak hukum (APH), termasuk TNI dan Polri. Penguraian antrean diharapkan turut memperlancar lalu lintas dan mempercepat distribusi BBM ke SPBU.
"Kami melihat pekembangan positif di hari pertama penerapan ganjil-genap pengisian BBM ini, antrean di beberapa SPBU mulai menunjukkan perbaikan secara bertahap. Dengan terurainya antrean di SPBU, lalulintas di jalan akan semakin lancar sehingga waktu tempuh mobil tangki dari terminal semakin singkat," ujar Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, Sabtu (17/10/2026).
Selain menerapkan sistem ganjil genap, Pertamina meningkatkan kapasitas layanan Pertamina Delivery Service (PDS). Layanan ini menjual Pertalite secara literan di sejumlah SPBU dan telah berjalan sejak 15 Oktober 2026.
Pertamina juga mengapresiasi dukungan TNI Kodam IX/Udayana dan Kepolisian Daerah (Polda) Bali yang mengawal armada mobil tangki BBM menuju SPBU. Personel TNI dan Polri turut membantu pendistribusian BBM melalui layanan PDS untuk mempercepat pemulihan distribusi BBM di Bali.
Ahad mengatakan Pertamina bersama Pemprov Bali akan terus memantau kondisi antrean di SPBU dan melakukan evaluasi setiap hari. Evaluasi meliputi panjang antrean, waktu tunggu kendaraan, hingga kelancaran lalu lintas di sekitar SPBU.
"Pertamina dengan Pemprov Bali terus melakukan pemantauan antrean dan melakukan evaluasi setiap harinya untuk melihat efektivitas pengaturan terhadap panjang antrean, waktu tunggu kendaraan dan kelancaran lalu lintas di sekitar SPBU dengan harapannya upaya optimaliasi ini berjalan dengan lancar agar masyarakat dapat memperoleh BBM dengan lebih mudah dan aktivitas sehari-hari kembali berjalan lancar," tutup Ahad.
Simak Video "Membina Desa Kuta, Membangun Ekonomi Mandiri yang Berkelanjutan"
(dpw/dpw)