Modal Asing Balik Masuk RI, Suahasil: Sudah Rp 140,7 Triliun

Hari Purnomo - detikBali
Rabu, 23 Sep 2026 17:48 WIB
Menkeu Suahasil Nazara. (Foto: Heri Purnomo)
Jakarta -

Aliran modal asing mulai kembali masuk ke Indonesia setelah sebelumnya sempat mengalami arus keluar. Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengungkapkan akumulasi aliran modal asing yang masuk melalui Surat Berharga Negara (SBN) dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) telah mencapai Rp 140,7 triliun hingga 14 September 2026.

"Kalau beberapa bulan yang lalu kita masih melihat aliran modal keluar, tapi di beberapa waktu terakhir kelihatan mulai masuk. Masuk lewat instrumen seperti Surat Berharga Negara maupun seperti Surat Berharga Negara maupun seperti SRBI," ujar Suahasil dalam acara Antara Business Forum 2026 di Hotel Fairmont, Jakarta, Rabu (23/9/2026), dilansir dari detikFinance.

Suahasil mengatakan aliran modal asing tersebut mulai kembali masuk dalam beberapa waktu terakhir. Hingga 14 September 2026, akumulasi aliran modal masuk melalui SBN dan SRBI mencapai Rp 140,7 triliun.

"Sampai dengan 14 September minggu yang lalu, inflow accumulation itu Rp 140,7 triliun rupiah lewat SBN, lewat SRBI," sambungnya.

Menurut Suahasil, kembalinya aliran modal asing menunjukkan Indonesia mulai dipandang investor global sebagai salah satu tempat untuk menempatkan dana ketika kondisi global sedang bergejolak.

"Yang menunjukkan bahwa perspektif dari global yang mulai melihat Indonesia sebagai tempat yang, wah ini kalau di globalnya lagi turbulent, kita masuk ke Indonesia," ujarnya.

Suahasil menilai kondisi tersebut harus dijaga dan dilanjutkan ke depannya. Ia juga berharap aliran modal asing semakin masuk melalui pasar modal.

Suahasil juga mengatakan cadangan devisa Indonesia dan neraca perdagangan saat ini masih memadai. Selain itu, pertumbuhan kredit juga masih baik.

"Ekonomi domestik kita itu juga masih cukup resilient, kita lihat keyakinan konsumen masih cukup tinggi, konsumsi masyarakat yang tengah atas juga masih cukup tinggi, penjualan mobil dan motor juga tumbuh positif, TMI manufaktur kita ada di border, dan kita berharap bahwa dengan confidence yang lebih baik, bahwa ekonomi Indonesia dikelola dengan prudent," terangnya.



Simak Video "Video Terpopuler Sepekan: KM Virgo Tenggelam hingga Purbaya Dicopot"

(dpw/dpw)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork