detikBali

Polisi Selidiki Penyebab Kelangkaan BBM di Lombok Timur

Terpopuler Koleksi Pilihan

Polisi Selidiki Penyebab Kelangkaan BBM di Lombok Timur


Sanusi Ardi - detikBali

Antrean panjang kendaraan untuk mengisi BBM di SPBU Sekarteja, Lombok Timur, NTB, Senin (3/8/2026) foto (Sanusi Ardi W/detikBali).
Foto: Antrean panjang kendaraan untuk mengisi BBM di SPBU Sekarteja, Lombok Timur, NTB, Senin (3/8/2026). (Foto: Sanusi Ardi W/detikBali).
Jakarta -

Polisi menyelidiki penyebab kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB). Kelangkaan BBM tersebut memicu antrean panjang kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Lombok Timur AKBP Ariakta Gagah Nugraha mengatakan pihaknya telah menerjunkan tim untuk mengecek langsung pasokan BBM. Langkah itu dilakukan guna memastikan ketersediaan BBM di sejumlah SPBU.

"Kami juga sudah menerjunkan tim dari Polres Lombok Timur bekerja sama juga dengan dari Polda NTB, kita akan mengecek stok BBM yang ada di lapangan," kata Ariakta, Selasa (4/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ariakta menduga kepadatan di sejumlah SPBU terjadi karena aktivitas masyarakat meningkat pada jam-jam tertentu. Kondisi itu diduga menyebabkan antrean kendaraan mengular.

ADVERTISEMENT

"Kalau misalkan memang sudah mencukupi pasokan BBM, kemungkinan karena ada beberapa, kalau kami monitor ada beberapa jam operasional SPBU yang mungkin tidak sesuai dengan jam aktivitas masyarakat, sehingga menimbulkan antrean panjang," terang Ariakta.

Meski demikian, Ariakta belum memastikan penyebab pasti kelangkaan BBM di sejumlah SPBU di Lombok Timur. Saat ini, polisi masih melakukan penelusuran.

"Kalau mafia kami masih belum bisa mengambil kesimpulan, yang jelas kami masih mencoba menelusuri apa penyebabnya sampai adanya penumpukan kendaraan yang ada di SPBU," ucap Ariakta.

Sebelumnya, warga Lombok Timur kesulitan mendapatkan bahan bakar minyak (BBM). Mereka harus mengantre berjam-jam di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Pantauan detikBali pada Senin (3/8/2026) siang, kendaraan terlihat mengantre untuk mendapatkan giliran mengisi BBM hingga mengular ke badan jalan. Bahkan, antrean mobil mencapai sekitar 500 meter dari pintu masuk SPBU Sekarteja. Pemandangan serupa juga terlihat di sejumlah SPBU lain di Lombok Timur, mulai dari SPBU Lenek, SPBU Rempung, hingga SPBU Sekarteja.

PT Pertamina Patra Niaga mengeklaim pasokan BBM di Lombok Timur dalam kondisi aman. Sebanyak 7.600 kiloliter (KL) BBM telah didistribusikan ke Pulau Lombok.

Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Ahad Rahedi mengungkapkan Pertamina telah mengoperasikan lebih awal Integrated Terminal (IT) Ampenan. Selain itu, Pertamina juga mengoptimalkan pemanfaatan armada mobil tangki yang berada di wilayah NTB.

"Kami terus mengoptimalkan seluruh sumber daya yang tersedia, mulai dari pengoperasian lebih awal IT Ampenan, kedatangan tambahan suplai BBM, hingga pemanfaatan armada mobil tangki di wilayah NTB. Langkah ini kami lakukan untuk memastikan distribusi berjalan lancar sehingga kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi," ujar Ahad, Senin (3/8/2026).



(dpw/dpw)









Hide Ads