Koster Minta Pembangunan PSEL Dikebut, Akhir 2027 Beroperasi

Rizki Setyo Samudero - detikBali
Rabu, 08 Jul 2026 10:55 WIB
Gubernur Bali Wayan Koster meresmikan proyek pembangunan PSEL di Benoa, Denpasar, Rabu (8/7/2026). (Foto: Rizki Setyo/detikBali)
Denpasar -

Gubernur Bali Wayan Koster meminta pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) rampung dalam waktu 15 bulan sehingga bisa beroperasi pada akhir 2027.

Permintaan itu disampaikan Koster saat memberikan sambutan dalam peresmian pembangunan PSEL di Pesanggaran, Denpasar, Bali, Rabu (8/7/2026).

"Mudah-mudahan kolaborasi yang baik hari ini apa yang dimulai hari ini akan berjalan lancar dan sukses dan semoga bisa selesai tepat waktu janjinya paling lama satu tahun enam bulan. Tapi sempat janji juga 15 bulan bukan 18 bulan," kata Koster.

Koster berharap target tersebut dapat terealisasi sehingga proyek PSEL rampung pada Oktober 2027. Ia juga meminta dukungan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan agar pembangunan selesai sesuai target.

"Kalau ini selesai akhir tahun 2027 bisa beroperasi bulan Desember misalnya maka masalah sampah di Bali yang menjadi tantangan kepariwisataan Bali itu bisa selesai tuntas di tangan Bapak Presiden Prabowo Subianto," terang Koster.

Koster menilai beroperasinya PSEL tidak hanya akan menciptakan ekosistem lingkungan yang lebih sehat, tetapi juga meningkatkan citra pariwisata Bali. Menurutnya, sektor pariwisata Bali tetap kokoh meski diterpa berbagai isu, seperti kemacetan, sampah, hingga ketersediaan air.

"Karena itu lah pariwisata di Bali harus dirawat dengan baik dan tentu saja sampah ini harus selesai, supaya citra pariwisata Bali itu bisa makin bagus ke depan, berkualitas dan berdaya saing," ungkap Koster.

Sebagai informasi, pembangunan PSEL resmi dimulai di Pesanggaran, Denpasar, Bali, Rabu (8/7). Proyek tersebut dibangun di atas lahan milik PT Pelindo seluas enam hektare.

Peresmian pembangunan dilakukan oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan. Acara itu turut dihadiri Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat, Menteri Investasi dan Hilirisasi/BKPM Rosan Roeslani, CIO Danantara Pandu Patria Sjahrir, serta Gubernur Bali Wayan Koster.



Simak Video "Video: Menteri LH Minta Pramono-KDM Siapkan Lahan untuk PSEL"

(dpw/dpw)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork